Halim Gejala COVID-19 3 suntikan pertama di berikan pada usia 2, 4, dan 6 bulan. Suntikan keempat diberikan pada usia antara 15 dan 18 bulan. mengenali tanda dan gejala meningitis pada anak sangat penting bagi orang tua. Lantas, apa 1 Fotokopi passport. 2. Pas Foto 4x6 (1 lembar) 3. Uang pembayaran, Rp 305,000 untuk suntik meningitis ditambah Rp 170,000 untuk suntik influenza (optional) Berdasarkan informasi dari blog, kami tiba di KKP pada pukul 06.30 pagi, parkir masih kosong baru terisi 4 mobil, jumlah yang antri baru sekitar 30 orang. Biayatambah nama di passport. Buku Kuning Suntik Meningitis, harus dilakukan oleh masing — masing jama'ah dapat dilakukan antara lain di Jakarta: 1 . Kantor Kesehatan Airport Soeta (021-5506068) 2. Kantor Kesehatan Airport Halim Perdanakusumah (021-8000166) Syarat Pendaftaran : Mengisi formulir pendaftaran umroh Suntikmenigitis bisa dilaksanakan di RS Fatmawati Jakarta. Salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi bagi calon jamaah haji ataupun jamaah umrah adalah wajib memiliki buku kuning berisi bukti telah suntik meningitis. Suntik meningitis merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh calon jemaah haji atau umrah. Tanpa melaksanakan suntik meningitis SuntikMeningitis di Dinas Kesehatan daerah setempat (Jakarta : Bandara halim/ Bandara Soekarno) untuk Umroh; Biaya Perlengkapan & Airport Tax; Tour - tour tambahan diluar jadwal acara; Operational Excellence. Eu turpis egestas pretium aenean pharetra magna ac placerat vestibulum lorem ipsum doler sit a met. Turpis in eu mi bibendum neque Halim Berada di KKP Bandara Halim Perdanakusuma, dengan No. 021-8000166 • RS Fatmawati RS Fatmawati, sentra haji dan umroh lantai Dasar. Telp. 021-7501524. Itulah tempat yang bisa anda temui untuk membuat buku suntik meningitis. Masih banyak lagi tempat-tempat khusus sebagai Kantor Kesehatan Pelabuhan sehingga anda tidak perlu khawatir. 6M3j. Home Perkotaan Jum'at, 30 September 2022 - 1832 WIBloading... Terdapat 3 tempat vaksinasi meningitis di Jakarta untuk jamaah umrah dan haji. Foto Dok SINDOnews A A A JAKARTA - Terdapat 3 tempat vaksinasi meningitis di Jakarta untuk jamaah umrah dan haji. Vaksinasi meningitis menjadi salah satu syarat wajib bagi jamaah umrah dan haji untuk pergi ke Tanah Suci. Vaksinasi meningitis merupakan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit meningitis yang diperlukan bagi pelaku perjalanan, termasuk calon jamaah haji dan umrah. Semua calon jamaah haji dan umrah wajib mendapatkan imunisasi MM strain ACW135Y pada 14 hari sebelum keberangkatan ke Saudi juga Vaksin Meningitis Langka, PKS Harap Jamaah Umrah Jangan Sampai TelantarUntuk mendapatkan vaksin meningitis, calon jamaah umrah dan haji tentu harus mendatangi tempat yang menyediakan vaksin tersebut. Berikut 3 tempat vaksinasi meningitis di Jakarta untuk jamaah umrah dan haji dihimpun dari berbagai sumber, Jumat 30/9/20221. Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Kelas I Wilker Halim PerdanakusumaKKP Kelas I Wilker Halim Perdanakusuma, Kampung Makassar, Jakarta Timur menyediakan layanan vaksinasi meningitis yang dimulai pukul WIB setiap Senin hingga Jumat. Bagi yang ingin melakukan vaksinasi di KKP Kelas I Wilker Halim Perdanakusuma wajib mendaftar online dan registrasi ulang langsung di tempat. Biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan vaksinasi meningitis sebesar belum termasuk biaya lainnya. 2. RSUP Fatmawati Sentra Kesehatan Haji dan UmrahTerletak di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, RSUP Fatmawati Sentra Kesehatan Haji dan Umrah melayani vaksinasi meningitis. Pelayanan vaksinasi meningitis dibuka setiap Senin sampai Jumat mulai pukul WIB. Selain hari kerja, dibuka juga pada Sabtu pukul WIB. Calon jamaah umrah dan haji yang ingin melakukan vaksinasi bisa langsung mengunjungi Gedung Griya Husada Lantai 1 RSUP juga Sudah Vaksinasi? ILUNI UI Beri Layanan Vaksinasi ke Warga dan Mahasiswa3. Rumah Sakit Pusat Otak Nasional RS PON Vaksinasi meningitis bisa juga diperoleh di RS PON. Rumah sakit yang terletak di Jalan MT Haryono Kav 11 Cawang, Jakarta Timur ini melayani vaksinasi meningitis untuk keperluan umrah, haji nonkuota atau keperluan lain kecuali haji reguler/kuota. Layanan dibuka setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul WIB. Ketika ingin vaksinasi di RS PON wajib membawa kelengkapan administrasi berupa fotokopi KTP, fotokopi paspor, dan mengisi formulir permohonan vaksinasi. Biaya yang dikeluarkan untuk vaksinasi meningitis di RS PON sebesar jon vaksinasi jamaah umrah haji Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 32 menit yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu Skip to content Beranda / Vaksin A-Z / Suntik Meningitis Manfaat, Jenis, Dosis, Efek Samping, dll Suntik Meningitis Manfaat, Jenis, Dosis, Efek Samping, dll Meningitis adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri, dan mikroorganisme yang dapat berakibat fatal. Suntik meningitis bisa mencegah penyakit meningitis. Ketahui apa itu vaksin meningitis, manfaat, efek samping, itu Suntik Meningitis? Suntik meningitis adalah vaksin yang digunakan untuk mencegah penyakit meningitis. Meningitis adalah penyakit peradangan pada meninges, yaitu tiga selaput yang melindungi sistem saraf otak dan sumsum tulang belakang. Meningitis terjadi saat cairan meninges tersebut mengalami infeksi. Penyebab meningitis yang paling umum adalah infeksi virus, infeksi bakteri, dan infeksi jamur. Virus meningitis dapat mengancam jiwa walaupun beberapa penderita meningitis dapat sembuh bahkan tanpa pengobatan. Manfaat Suntik Meningitis Khasiat yang paling utama adalah untuk mencegah Anda dari bahaya penyakit meningitis yang menyerang membran meninges pada otak. Ketahui lebih banyak tentang manfaat suntik meningitis berikut ini Vaksin konjugat meningokokus melindungi Anda dari risiko empat jenis bakteri meningokokus yang disebut tipe A, C, W, dan Y. Vaksin meningokokus B MenB dapat melindungi Anda dari bahaya bakteri meningokokus tipe kelima atau yang disebut tipe B, namun vaksin ini hanya dianjurkan untuk kondisi tertentu. Melindungi anak-anak dan remaja yang memiliki kelainan dalam sistem kekebalan mereka. Jenis Suntik Meningitis Terdapat dua jenis yang berlaku yaitu MenACWY vaksin konjugat meningokokus dan MPSV4 vaksin polisakarida meningokokus. Vaksin ini dapat melindungi Anda dari risiko empat jenis penyakit meningitis. Berikut ini penjelasan selengkapnya Penggunaan Suntik Meningitis MenACWY Vaksin MenACWY adalah vaksin yang dianjurkan untuk orang-orang yang berusia 11 sampai 18 tahun, namun juga dapat diberikan untuk semua orang yang berisiko terkena virus meningitis mulai dari usia 2 sampai 55 tahun. Suntik meningitis MenACWY adalah vaksin pilihan untuk semua orang yang ingin berpergian ke luar negeri seperti negara Afrika sub-Sahara serta negara-negara tertentu lainnya, mahasiswa yang ingin tinggal di asrama, dan para anggota militer demi untuk mencegah terjangkit virus meningitis dari negara-negara endemik. Orang-orang yang ingin berangkat haji juga dianjurkan untuk melakukan suntik meningitis MenACWY setidaknya 10 hari sebelum mereka tiba di Arab Saudi, bahkan vaksin meningitis sudah menjadi syarat wajib para jamaah. Vaksin meningitis ini sangat penting karena selama perjalanan haji dan umroh Anda akan bertemu banyak orang dari seluruh negara yang mungkin membawa virus epidemi itu. Penggunaan Suntik Meningitis MPSV4 Suntik meningitis MPSV4 dapat digunakan jika suntik meningitis MenACWY tidak tersedia atau pada kondisi tertentu pada kesehatan pasien. Vaksin meningitis MPSV4 dianjurkan untuk orang-orang yang berusia di atas 55 tahun yang memiliki rencana untuk melakukan perjalanan, tinggal, atau berada di negara endemik yang memiliki risiko penyebaran virus meningitis. Prosedur dan Dosis Suntik Meningitis Berikut ini adalah prosedur dan dosis yang dianjurkan Satu kali dosis untuk remaja usia 11-12 tahun. Satu kali dosis booster untuk remaja usia 16 tahun. Minimum interval antara dosis adalah 8 minggu. Dua kali dosis utama dalam interval 2 bulan untuk anak usia 2 tahun dengan beberapa ketentuan yang harus Anda konsultasikan ke dokter. Bila Anda sudah pernah vaksin meningitis saat usia 7 tahun, Anda harus suntik lagi sebagai booster setiap 5 tahun sekali bila Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena meningitis. Bila Anda sudah pernah vaksin meningitis sebelum usia 7 tahun, maka Anda harus suntik lagi sebagai booster 3 tahun kemudian. Vaksin meningitis dapat melindungi orang dewasa dari infeksi virus meningitis selama 5 tahun dan pada balita selama 2-3 tahun. Pada balita, vaksin meningitis merupakan satu dari 9 vaksin yang wajib dipenuhi. Bila Anda berkunjung atau tinggal di negara-negara endemik, Anda tidak boleh lupa untuk memenuhi vaksin meningitis Anda demi mencegah penyebaran virus berbahaya ini. Harap konsultasikan ke dokter untuk mengetahui dosis vaksin meningitis yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. Siapa yang Harus Suntik Meningitis? Vaksin meningitis harus dipalukan apabila Anda termasuk dalam kondisi berikut ini Ingin berkunjung atau tinggal di luar negeri yang memiliki risiko tinggi terkena virus meningitis. Penderita HIV. Pasien yang mengalami kerusakan limpa. Siapapun yang memiliki kelainan sistem kekebalan tubuh. Anak-anak untuk mencegah virus meningitis. Anda tidak dapat melakukan suntik meningitis bila Anda termasuk dalam kondisi berikut ini Bila Anda memiliki alergi pada vaksin meningokokus. Bila Anda sedang sakit parah. Bila Anda memiliki riwayat dengan jenis vaksin lain, mohon konsultasikan pada dokter terlebih dahulu. Bila Anda ibu hamil atau menyusui, sebaiknya juga dikonsultasikan terlebih dahulu. Efek Samping Suntik Meningitis Tidak ada efek samping vaksin meningitis yang parah, hanya reaksi umum yang biasanya terjadi setelah Anda melakukan vaksin, seperti Demam Bengkak merah di area yang disuntikkan Lemas Pusing Suara serak Masalah pernapasan Sangat dianjurkan untuk beristirahat setidaknya 15 menit setelah Anda melakukan suntik. Umumnya efek samping tidak terjadi lama dan reaksi alergi parah pun sangat jarang terjadi. Itulah informasi kesehatan tentang vaksin meningitis meliputi manfaat, jenis, dosis, efek samping, dll. Semoga berguna untuk Anda. Boskey, Elizabeth PhD. 2018. What Do You Want to Know About Meningitis?. Diakses pada 7 Oktober 2019. Boulanger, Amy. 2016. The Meningococcal Vaccine. Diakses pada 7 Oktober 2019. WebMD. 2017. The Meningitis Vaccines What Parents Should Know. Diakses pada 7 Oktober 2019. Centers for Disease Control and Prevention. 2019. Meningococcal Vaccination What Everyone Should Know. Diakses pada 7 Oktober 2019. DokterSehat © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi Index A-Z Jelang Ibadah Haji 2023, Ini Daftar Lokasi Suntik Vaksin Meningitis di Jakarta Utara Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2023, simak daftar lokasi vaksin meningitis di Jakarta Utara. Calon jemaah haji wajib tahu! Jumat, 19 Mei 2023 KKP Bandara Soekarno-Hatta Tidak Wajibkan Vaksin Meningitis Bagi Calon Jemaah Umrah Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta tidak lagi lagi mewajibkan vaksin meningitis sebagai syarat calon jemaah umrah. Minggu, 20 November 2022 Catat 7 Lokasi Suntik Vaksin Meningitis untuk Calon Jemaah Umroh di Jakarta, Ada 3 Titik di Jaktim Suntik vaksin meningitis jadi syarat bagi masyarakat Indonesia yang hendak pergi Umroh ke Arab Saudi. Ini 7 daftar lokasi vaksin meningitis di Jakarta Selasa, 1 November 2022 Dilonggarkan Pemerintah Arab, KKP Soetta Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Buat Calon Jemaah Umrah KKP Kelas I Soekarno-Hatta masih mewajibkan vaksin meningitis bagi calon jemaah umrah. Meski Pemerintah Arab Saudi melonggarkan aturan. Rabu, 26 Oktober 2022 Calon Jemaah Umroh Ini 7 Lokasi Suntik Vaksin Meningitis di Jakarta, di Tanjung Priok Ada 3 Titik Vaksin meningitis jadi syarat bagi masyarakat Indonesia yang hendak pergi Umroh ke Arab Saudi. Ini 7 daftar lokasi vaksin meningitis di Jakarta. Senin, 3 Oktober 2022 Vaksin Meningitis Langka, AMPHURI Desak Pemerintah Berikan Diskresi untuk Jemaah Umrah Desakan agar pemerintah Indonesia memberikan diskresi muncul seiring dengan kelangkaan stok vaksin meningitis untuk jemaah umrah. Senin, 3 Oktober 2022 Syarat Suntik Vaksin Meningitis Bagi Calon Jemaah Umroh, Pastikan Sudah Punya Jadwal Keberangkatan Catat syarat suntik vaksin meningitis bagi calon jemaah umroh, pastikan sudah daftar umroh dan memiliki jadwal keberangkatan. Jumat, 30 September 2022 Daftar Lokasi Suntik Vaksin Meningitis di Jakarta Utara, Ini Alamat dan Nomor Teleponnya lokasi vaksin meningitis di Jakarta tersebar di sejumlah titik satu di antaranya di Jakarta Utara. Berikut daftar lokasi dan nomor teleponnya. Kamis, 29 September 2022 Daftar 7 Lokasi Suntik Vaksin Meningitis di Jakarta, Calon Jemaah Umroh Wajib Tahu! Vaksin meningitis menjadi syarat bagi masyarakat Indonesia yang hendak pergi Umroh ke Arab Saudi. Berikut daftar lokasi vaksin meningitis di Jakarta. Rabu, 28 September 2022 Sulitnya Cari Vaksin Mengingitis di Depok, Agen Travel Umrah dan Haji Enggak Ada Stok Stok vaksin meningitis yang menjadi syarat untuk perjalanan ibadah umrah dan haji menipis di Kota Depok. Pemilik travel kehabisan stok. Rabu, 28 September 2022 Stok Vaksin Meningitis di KKP Halim Perdanakusuma Kosong, Calon Jemaah Umrah Cemas Stok vaksin meningitis di KKP Kelas I Soekarno-Hatta Wilker Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur kosong. Selasa, 27 September 2022 Tersedia Dosis, KKP Tanjung Priok Masih Layani Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Ribuan dosis vaksin meningitis itu berjenis Menivax Acyw yang diproduksi dari Cina dan didistribusikan oleh Biofarma. Selasa, 27 September 2022 Butuh Vial Per Tahun, Pelayanan Vaksin Meningitis di KKP Soekarno-Hatta Buka Lagi Oktober Kepala KKP Kelas 1 Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini memastikan kalau stok vaksin meningitis akan tersedia kembali pada bulan Oktober 2022. Selasa, 27 September 2022 Stok Vaksin Meningitis di KKP Soekarno-Hatta Kosong, Pelayanan Calon Jemaah Umrah Dihentikan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta setop pemberian vaksin meningitis untuk jemaah calon umrah. Selasa, 27 September 2022 Ini Lokasi Suntik Vaksin Meningitis di Jakarta Timur untuk Calon Jemaah Umroh, Cek Syaratnya Simak daftar lokasi rumah sakit di Jakarta Timur yang menyediakan layanan suntik vaksin meningitis bagi calon jemaah Umroh. Selasa, 27 September 2022 Catat Syarat dan Cara Daftar Suntik Vaksin Meningitis Bagi Calon Jemaah Umroh, Segini Biayanya Ribuan jemaah Umroh terancam gagal berangkat lantaran belum menerima suntik vaksin meningitis. Cek syarat dan cara daftar suntik vaksin meningitis. Selasa, 27 September 2022 Posted on February 11, 2018 Assalamualaikum! Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Ilaahi Robbi yang telah memberikan kita beribu-ribu kenikmatan, baik nikmat Iman dan Islam, ataupun nikmat Sehat Wal’afiat, sehingga pada hari ini kamu dapat membaca artikel yang Insha Allah dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala ini. Tidak lupa pula, shalawat beserta salam kita limpahkan bersama kepada junjungan kita, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Mungkin ada yang bertanya, kok tumben mukadimah blog ini menggunakan bahasa-bahasa yang Islami dan seperti hasil copy paste dari Google? Well, hal tersebut tidak lain tidak bukan adalah karena pada artikel ini, saya akan membahas mengenai Suntik Vaksin Meningitis, yang merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi apabila kamu akan menjalankan ibadah umrah –juga bepergian ke negara-negara tertentu. Masha Allah! Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memang mewajibkan vaksin meningitis sebagai syarat melakukan ibadah umrah dan haji –juga untuk para pekerja asing di sana, karena menurut WHO World Health Organization Arab Saudi termasuk salah satu tempat endemik bagi penyebaran virus penyakit meningitis, di mana virus meningitis ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian dan cacat yang cukup serius. Meningitis merupakan radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuan disebut sebagai meningen. Intinya adalah, bagi mereka yang ingin bepergian ke Saudi Arabia, baik untuk menunaikan ibadah haji, umrah, ataupun bekerja dalam jangka waktu tertentu, diminta untuk menyediakan sertifikat vaksinasi meningitis yang diambil sebelum masuk ke Saudi Arabia, tidak kurang dari sepuluh hari dan tidak lebih dari tiga tahun. Sertifikat Vaksinasi, International Certificate of Vaccination atau ICV, yang lebih dikenal di Indonesia sebagai buku kuning vaksin. Buku kuning, bukan kartu kuning seperti yang ditujukan ke Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Memangnya, bagaimana cara supaya kamu dapat disuntik vaksin meningitis dan mendapatkan buku kuning vaksin secara resmi? Simak baik-baik tahapan di bawah ini. [DISCLAIMER Artikel ini bukan ditujukan untuk kamu yang menganggap bahwa vaksin itu haram dan lebih berbahaya daripada tidak divaksin] Memilih Lokasi Vaksin Untuk lokasi pemberian vaksin, sebenarnya tersedia banyak di Indonesia, mulai dari dokter umum, pet shop, Posyandu, Rumah Sakit, hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan, namun tidak semuanya melayani pemberian vaksin meningitis dan bisa menerbitkan ICV secara resmi. Salah satu pilihan utama untuk mendapatkan ICV yang asli dan resmi, adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan, yang bisa disingkat menjadi KKP, sama dengan singkatan untuk kakap, atau kokop. Atas rekomendasi seorang kawan, saya memilih KKP Kelas I Soekarno Hatta Wilker Halim Perdanakusuma yang terletak di Jalan Jengki Nomor 45, Kebon Pala, Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13650, sebagai lokasi vaksinasi. Kata Beliau “Yang di Halim lebih sepi daripada yang di Soekarno Hatta, dan lebih dekat pula dari kantor lu.” Iya juga sih, sebagai karyawan yang bekerja di bilangan Jakarta Pusat, wilayah Halim memang terletak lebih dekat dibandingkan Probolinggo. Sekadar informasi, kamu bisa memilih lokasi KKP yang paling dekat dari tempat tinggal kamu pada daftar yang terdapat di situs resmi KKP ini. Setiap calon jamaah umrah wajib memiliki buku kuning ICV International Certificate of Vaccination yang berlaku sampai halaman buku habis. Melakukan Pendaftaran secara Online Setelah menemukan KKP yang dituju, maka langkah berikutnya adalah melakukan pendaftaran, yang sebaiknya dilakukan secara online —atau daring sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia, guna menghindari panjangnya antrean pendaftaran yang mungkin kamu temui langsung di KKP. Untuk melakukan pendaftaran vaksin secara online di KKP terkait, kamu dapat mengunjungi halaman resmi KKP ini, dan mulai mengisi formulirnya. Apabila kamu membutuhkan panduan pengisian, maka berikut ini adalah panduan yang dapat saya berikan. Ingat, yang wajib diisi hanyalah yang bertanda * berwarna merah, sementara sisanya bersifat sunnah. Tanggal Permohonan Tanggal ini akan terisi secara otomatis, menyesuaikan tanggal ketika kamu mengisi formulirnya. Tanggal Keberangkatan rencana Masukkan rencana tanggal keberangkatan kamu ke tanah suci, dan ingatlah petuah di bawah ini. Setiap calon jamaah umrah wajib divaksinasi Meningitis Meningokukos halal selambatnya dilakukan 1 bulan sebelum keberangkatan dan berlaku selama 2 tahun. Tanggal Pelayanan Masukkan tanggal pelayanan yang diharapkan, sebelum kamu melangkah ke isian selanjutnya. Tidak ada ketentuan harus diajukan beberapa hari sebelum kedatangan ke KKP, bahkan kamu dapat mengisi formulir online ini langsung pada hari H kedatanganmu ke KKP. KKP Pilih lokasi KKP yang kamu inginkan, dan untuk Halim, maka pilihlah Soekarno Hatta. Jangan protes, karena… KKP Induk/Wilker KKP Halim merupakan bagian Wilayah Kerja dari KKP Soekarno Hatta. Pada kolom ini kamu juga akan menemukan jumlah sisa kuota pendaftar online yang dapat dilayani pada tanggal yang dipilih. Apabila sudah habis maka pilihannya adalah tetap datang dan mendaftar secara manual, memilih tanggal lain, atau tidak jadi berangkat umrah. Jenis Permohonan Terdapat tiga pilihan bantuan di sini, yaitu Meningitis Meningokokus’, Yellow Fever’, dan Polio OPV’. Kamu pasti tahu akan memilih yang mana kan, di 2019? Tujuan Vaksinasi Sebutkan tujuan vaksinasimu di sini, apakah untuk umrah, untuk persyaratan menjadi TKI, ataupun untuk tujuan perjalanan lainnya. Bukan, bergabung dengan ISIS bukanlah sebuah tujuan perjalanan, ya. File Passport Pada kolom ini, kamu diminta mengunggah file atau foto paspor kamu dalam format .jpeg/.jpg/.png. Tidak, tidak ada format .3gp di sini. No. Passport Masukkan nomor paspor kamu. No. merupakan kepanjangan dari nomor, bukan Notorious Nama Lengkap Sesuai Passport Tulislah nama lengkap kamu di sini, sesuai yang ada pada paspor kamu. Apabila kamu seorang pedantik, maka kamu akan menemukan bahwa paspor akan ditulis sebagai passport’ bukan paspor. Jenis Kelamin Hanya ada dua jenis yang dapat kamu pilih di sini, yaitu Laki-laki dan Perempuan, tidak ada lingga, atau yoni. Tempat Lahir Tulislah tempat kelahiran kamu, dengan nama kotanya. Bukan ditulis Rumah Sakit’, Kasur’, ataupun Bale bambu buah tangan bapakku’. Tanggal Lahir Pilihlah tanggal lahir kamu sebenar-benarnya pada tabel yang disediakan. Alamat Rumah Tulis alamat rumah, atau alamat tempat tinggalmu saat ini, tidak harus sesuai dengan KTP ataupun paspor. Namun jangan berikan alamat palsu, ya. Provinsi Pilih provinsi tempat kamu tinggal, tentunya yang masih berada di Indonesia. Kabupaten/Kota Setelahnya, barulah pilih kabupaten/kota tempat tinggal kamu. No. Handphone Masukkan nomor telepon genggam aktif yang kamu punyai saat ini. Email Ini adalah hal krusial yang penting untuk diisi, karena nantinya tanda terima pendaftaran vaksinasi, termasuk formulir pendaftaran, akan dikirimkan langsung ke email kamu. Oleh karena itu jangan asal isi alamat email seperti misalnya gmail Kebangsaan Pilihlah kebangsaan, atau kewarganegaraan kamu pada kolom yang tersedia. Sebagai seorang nasionalis, tentu saya memilih Indonesia. No. KTP Tulis juga nomor KTP kamu di sini. Apabila belum tahu, KTP merupakan kepanjangan dari Kartu Tanda Penduduk, bukan yang lain. Pekerjaan Tulislah pekerjaan kamu di sini, walaupun sebenarnya tidak wajib diisi, namun sebagai seorang pria, bekerja itu hukumnya wajib. No. Travel Saya masih tidak paham nomor apakah yang dimaksud pada isian ini, mungkin nomor registrasi resmi travel umrah yang dimaksud. Apabila bingung, kolom ini dapat dikosongkan, kan tidak wajib diisi. Nama Travel Apabila mau, kamu dapat juga menulis nama biro travel yang kamu gunakan untuk umrah, dan semoga saja bukan Travel Pertama. No Telepon Travel Tulis pula nomor telepon biro travel yang kamu pilih, apabila ada … sumur di ladang, bolehlah kita menumpang mandi. Masukkan huruf/angka berikut Terakhir, masukkan huruf dan/atau angka yang terdapat pada kolom isian. Pada contoh di atas tulislah yymca’ dan jangan dinyanyikan “YMCA it’s fun to stay at the Setelah semuanya diisi lengkap, pastikan juga bahwa tidak ada kesalahan pengisian, sebelum kamu mengklik tombol Kirim’. Nantinya sistem akan mengirimkan dua buah file ke email yang telah kamu daftarkan, yaitu Tanda Terima Pendaftaran Online dan Formulir Pendaftaran Online Vaksinasi Internasional. Jangan lupa, cetaklah kedua formulir ini, karena akan digunakan ketika melakukan proses registrasi ulang di KKP yang diinginkan. Menyiapkan Dokumen Persyaratan Vaksinasi Setelah mendaftar, maka langkah berikutnya adalah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan sebagai persyaratan pembuatan buku kuning vaksinasi. Seperti yang dikutip dari berbagai sumber termasuk poster resmi yang terdapat di KKP, dokumen-dokumen tersebut antara lain adalah Formulir Pendaftaran dan Tanda Terima Pendaftaran Online Seperti yang sudah saya sampaikan di atas, formulir pendaftaran dan tanda terima pendaftaran yang kamu dapatkan secara online merupakan dokumen wajib yang harus dicetak dan ditunjukkan di meja registrasi KKP. Atau kalau kamu tidak sempat mendaftar secara online, berarti kamu diharuskan mengisi formulir pendaftaran dengan tulisan yang terbaca dengan jelas, bukan dengan tulisan dokter. Fotokopi Paspor Berikutnya, kamu juga harus menyiapkan fotokopi paspor, cukup halaman depan saja yang berisikan identitas diri, tidak perlu memamerkan semua stempel dan visa negara-negara yang telah kamu kunjungi. Be humble, kan mau umrah. Pas Foto Berwarna 1 lembar ukuran 4×6 cm Siapkan juga pas foto berwarna dengan pose resmi terbaikmu, bukan seperti yang terdapat pada SIM, yang kadang-kadang menunjukkan muka jelek kamu. Tidak ada ketentuan mengenai latar belakang foto, yang penting polos, bukan pemandangan Pantai Parang Tritis. Surat Persetujuan Izin Tindakan Vaksinasi Surat ini dapat kamu dapatkan langsung di KKP, letaknya ada di dekat pintu masuk, dan apabila bingung mengisinya, kamu dapat meminta bantuan kepada petugas yang berjaga di sana, tanpa tambahan biaya. Intinya, surat ini akan memuat beberapa daftar pertanyaan untuk skrining kontra indikasi tubuh kamu terhadap proses vaksinasi. agi wanita usia subur yang akan divaksin meningitis, wajib melakukan pemeriksaan kehamilan HCG Test di laboratorium. Berangkat ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Setelah mendaftar secara online dan menyiapkan syarat-syarat yang diperlukan, maka berikutnya adalah berangkat ke KKP sesuai dengan jadwal yang telah dipilih sebelumnya. Sekadar informasi, pendaftaran juga pemberian nomor antrean dimulai pukul dan ditutup pukul sementara pelayanan vaksinasi dimulai pukul hingga pukul Pagi itu, saya dan Neng tiba sekitar pukul setengah delapan, dan KKP sudah penuh dengan mobil-mobil yang parkir di halaman –entah milik para pencari vaksin, atau pegawai KKP, sementara sebuah gerobak Indomie dan penjaja minuman nampak berjualan dengan asyik di depan KKP. Masuk ke dalam, suasana pun tak kalah ricuh, ketika lobi KKP sudah dipenuhi para pencari vaksin. Kami bergegas menuju meja pendaftaran, untuk menyerahkan kelengkapan dokumen yang telah kami bawa, namun petugas menolak kelengkapan kami, karena saat itu kami lupa mencetak Tanda Terima Pendaftaran Online dan Formulir Pendaftaran Online Vaksinasi Internasional. Sebagai kids zaman now saya sedih, karena tidak bisa mendaftar hanya dengan menunjukkan email yang berisikan Tanda Terima Pendaftaran Online dan Formulir Pendaftaran Online Vaksinasi Internasional yang sudah saya dapatkan sebelumnya. Untungnya, ada petugas parkir yang baik hati dan bersedia membantu kami, “Bapak tunggu di sini saja, nanti kirim ke WA saya formulirnya, biar saya cetak.” Ucapnya “Bisa sarapan nasi kuning dulu, Pak.” Tambahnya sambil menunjuk ke penjual nasi kuning di lobi KKP. Tapi saya kan sedang diet. Registrasi Ulang di Meja Pendaftaran Setelah dokumen lengkap, saya kembali ke arah meja pendaftaran untuk menyerahkan semua yang saya miliki, dan salah satu privilege sebagai pendaftar online adalah jalur pendaftaran yang berbeda. Apabila pendaftar manual harus menyerahkan dokumen dan kelengkapan kepada petugas untuk diproses secara manual, maka pendaftar online hanya perlu… “Masukkan saja ke dalam kotak, Pak.” Ya, cukup masukkan semua berkas ke dalam kotak bertuliskan Online’ maka kamu sudah dianggap melakukan registrasi di KKP Halim, cukup simpel kan? Oh iya, pendaftaran ini harus dilakukan sendiri oleh calon jamaah yang bersangkutan dan tidak dapat dilakukan secara kolektif. Tak lama kemudian, saya dipanggil untuk diberikan nomor antrean, dan diminta untuk membayar biaya vaksinasi ke loket bank yang tersedia di sudut ruangan. Apabila saat dipanggil tidak ada, maka kamu akan dilewatkan dan akan diberikan nomor baru setalah nomor pendaftaran terakhir. Nantinya vaksinasi akan dilakukan sesuai nomor antrean yang didapat. Namun sebelumnya, saya harus… Membayar Biaya Vaksinasi Pembayaran biaya vaksinasi ini dilakukan di loket khusus yang bekerja sama dengan salah satu bank BUMN tanah air, sebut saja BRI, yang hanya melani pembayaran secara tunai, kalau saya tidak salah ingat. Lalu apabila tidak membawa uang tunai bagaimana? Tenang, ada ATM kok di lobi KKP. Iya, ATM BRI juga. Oleh ibu-ibu penjaga loket, saya diminta membayar biaya vaksinasi, sebesar per orangnya, atau berdua, bersepuluh, dan banyak apabila kamu mendaftar sekampung. Biaya-biaya tersebut meliputi Biaya Pendaftaran Biaya Pemeriksaan Biaya Vaksinasi Meningitis Biaya Penerbitan Buku Kuning ICV Setelah membayar, saya mendapatkan tanda bukti penyetoran, yang dicetak dengan menggunakan printer berjenis dot matrix. Hari gini dot matrix? Wallahualam Bishawab. Menunggu Panggilan Masuk Ruang Periksa Sebagai pendaftar online, beberapa kemudahan saya dapatkan, selain tidak perlu mengisi formulir pendaftaran secara manual, ternyata antrean yang saya dapatkan pun terpisah dari para pendaftar manual. Belum lagi, fasilitas ruang vaksin khusus yang disediakan untuk para pendaftar online. Saat itu, saya mendapatkan nomor antrean online 22, sementara saya tidak mengetahui apa jadinya apabila saya tidak mendaftar secara online, karena ramainya pendaftar manual hari itu. Kurang lebih seperti ini penampakannya. Tak lama menunggu, sebuah panggilan ditujukan untuk pendaftar online nomor punggung 22, yang kurang lebih seperti ini panggilannya. “Pendaftar Online Nomor 22, dipersilakan masuk Ruang Vaksinasi nomor tiga.” tanpa adanya suara ting tung ting tung seperti di stasiun kereta. DHEG! Proses Vaksinasi Tiga orang petugas menyambut kami di dalam ruangan berukuran sekitar 2×2 meter itu, ada Dokter Iis yang mengecek kontra indikasi dan kondisi tubuh kami, Ibu Nety yang bertugas membuat buku kuning ICV, dan ada seorang suster yang mendapatkan kehormatan untuk melakukan proses suntik-menyuntik ini. “Kalau sakit, tarik napas panjang ya!” Begitulan instruksi yang Neng dapatkan ketika dia akan disuntik. Maklum, anaknya takut dengan jarum, yang tidak tumpul. “Pokoknya, tangan jangan dikakuin.” Lemesin aja shaaaay~ Awwww~ Suntik vaksinasi meningitis ini umumnya dilakukan pada lengan kiri, sedikit di bawah bahu, dan diantara bisep dan trisep yang kekar. Prosesnya sendiri tidak sakit, karena menggunakan jarum berukuran kecil, bukan jarum neraka. Jauh lebih sakit ketika saya akan disunat 20 tahun lalu. “Nanti kalau demam minum paracetamol.” Dokter Iis menyarankan “Lalu kalau bengkak, tinggal dikompres air hangat.” Gak sekalian mandi air hangat dan sauna nih, Dok? Tanda Tangan dan Penyerahan International Certificate of Vaccination “Sekarang, tanda tangan di sini.” Pinta Ibu Nety, sambil menunjukkan buku kuning ICV yang akan dibuat khusus untuk saya. Pada centerfold buku itu terdapat identitas dan tanggal lahir saya, dengan kolom yang menunjukkan proses vaksin yang telah saya lakukan beserta tanggal dan stempel resmi dari KKP, pertanda buku kuning vaksinasi ini telah siap digunakan untuk umrah. Well, terima kasih KKP, sebagai pendaftar online saya sungguh dimudahkan dalam proses mendapatkan buku kuning ini. Dari mulai tiba di lokasi pukul delapan pagi, melakukan pembayaran pukul disuntik pukul hingga pulang kembali ke kantor pada pukul sembilan kurang. Syukran! KKP Soekarno Hatta Email Telepon kantor 021 5506068, 5507989 Untuk Wilayah Kerja Halim Perdana Kusuma drg. Doria 085-7714-797733 Alamat / Tempat / Lokasi dan Nomor Telepon Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP di Bandara Halim Perdana Kusuma Gambar diatas merupakan Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Halim Perdana Kusuma dimana masyarakat bisa melakukan kegiatan suntik vaksin meningitis termasuk masyarakat yang ingin menunaikan ibadah Hajinya Alamat Lengkap Kantor Kesehatan Pelabuhan suntik vaksin meningitis di Bandara Halim Perdana Kusuma dan Nomor Telepon Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Bandara Halim Perdana Kusuma. Jln Jengki Rt 8 Rw 2 Kelurahan Kebon Pala Kecamatan Makassar, Cililitan Jakarta Timur. 8000166 Info lainnya KLIK di sini efek samping suntik vaksin meningitis syarat suntik vaksin dan cara daftar online suntik meningitis di bandara soekarno hatta jakarta

suntik meningitis di halim