Istriyang menikam pasangan suaminya saat melakukan hubungan seksual tiga badan dijatuhi hukuman penjara delapan tahun penjara. Istri yang menikam pasangan suaminya saat melakukan hubungan seksual tiga badan dijatuhi hukuman penjara delapan tahun penjara. Rabu, 20 April 2022; Cari. Network.
CeritaCinta Sedih Cemburu - Hello friends prahayuningdiah, In the article that you read this time with the title Cerita Cinta Sedih Cemburu, we have prepared this article well for you to read and retrieve information in it. hopefully fill in the post Artikel Cerita Sahabat Nabi, what we write can you understand.OK, happy reading. Title : Cerita Cinta Sedih Cemburu link : Cerita Cinta Sedih
CeritaSedih Suami Istri Korban Runtuhnya Tebing Karang 19 Juni 2015 | 00:08 WIB Oleh : Finalia Kodrati Photo : ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko; Proses evakuasi korban reruntuhan tebing karang Pantai Sadranan Share.
Tapi di antara mereka tidak ada yang bisa bersama dan memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di tempat yang berbeda, menandakan perpisahan. 9. What If. Selanjutnya ada film berjudul "What If" yang mana film ini merupakan salah satu dari beberapa film yang mengangkat tema cinta bertepuk sebelah tangan.
CintaTerlarang. Cerpen Karangan: Echa Prahmana Reza. Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Pengorbanan. Lolos moderasi pada: 12 April 2014. Sebuah cinta yang sangat rumit dimana semua merasa bersalah, dan harus merelakan orang yang dicintainya, kini mereka tak dapat lagi memilih karena semua pilihan akan tetap menyakiti satu sama lain.
Istrisaya sedang menunggu di rumah." Cinta Segitiga (Sedih) Posted by jovie wijaya Posted on 00.16 with No comments. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar.
BHpHuG. Ditulis oleh Siti Hasanah Cerita romantis dalam sebuah drama memang selalu punya tempat di hati para penonton. Perjalanan berliku sang protagonis dan konflik yang menyertainya menjadikan drama seperti ini punya daya tarik tersendiri. Mau sad ending atau happy ending, drama romantis tetap memikat. Untuk kamu yang membutuhkan asupan drama romantis selain drama Korea, Kami punya sederet rekomendasi drama Malaysia romantis yang bisa kamu tonton di kala luang. Drama dari Negeri Jiran punya ciri khas tersendiri dalam menggambarkan kisah cinta. Tidak ada salahnya kamu perlebar pengetahuan drama romantismu lewat drama-drama berikut ini. Simak yuk informasinya! 1. Seadanya Aku Tahun Rilis 2020Sutradara Feroz KaderGenre Drama, Romance, Revenge, FamilyProduksi Country & UniversalNetwork TV3 AkasiaPemeran Zara Zya, Azlee Khairi, Elvina Mohamad, Redza RosliJumlah Episode 28 Dalam drama ini aktris ternama Zara Zya diplot sebagai pemeran utamanya. Ia beradu akting dengan aktor sekaligus model, Azlee Khairi sebagai suami palsu. Kisah pilu dimulai ketika Aufiya Zara Zya ditinggal sendiri di pelaminan. Calon suaminya yang berjanji akan menerima dirinya apa adanya tidak muncul di hari yang seharusnya menjadi hari bahagia baginya itu. Zarul Azlee Khairi kemudian muncul menyelamatkannya dari rasa malu dengan menemaninya di pelaminan berpura-pura sebagai mempelai laki-laki. Kepura-puraan tersebut membawanya pada kisah cinta yang pelik. Zarul adalah tunangan dari Wina Elvina Mohamad, sahabat Aufya. Aufya ditempatkan pada posisi serba salah. lama-lama ia mulai merasakan jantungnya berdebar pada laki-laki tunangan sahabatnya tersebut. Akan tetapi ia merasa menjadi manusia paling jahat karena merebut Zarul yang menjadi tunangan Wina. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah mereka? Kamu perlu saksikan sendiri perjalanan mereka. 2. Dia Semanis Honey Tahun Rilis 2020Sutradara Hadits OmarGenre Drama, RomanceProduksi Cube Film Sdn BhdNetwork Astro Prima Channel Tiara SlotPemeran Alif Satar, Siti Nordiana, Hairul Azreen, Hafeez Mikhail, Ziha SallehJumlah episode 16 Dia Semanis Honey diangkat dari sebuah cerita novel karya Dilla Dyna dengan judul yang sama. Drama ini menampilkan Alif Satar dan Siti Nordiana sebagai pemeran utama. Drama yang tayang tahun 2020 ini menjadi drama yang paling banyak dicari di Google Malaysia. Karena kepopularan drama ini, Hadits Omar selaku sutradara membuat sekuel dengan mengambil judul Dia Semanis Honey Raya. Perjalanan cinta Ahnaf Alif Satar dan Hani Siti Nordiana dimulai saat mereka dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Meski banyak sempat terjadi ketidakcocokan, namun akhirnya perasaan sayang tumbuh di hati keduanya. Prahara besar terjadi saat mereka mulai mendekati hari pernikahan. Orang ketiga muncul dan merusak hubungan mereka sampai akhirnya Ahnaf meninggalkan Hani. Setelah lewat tiga tahun, Ahnaf muncul saat Hani sudah bersama dengan laki-laki baru. Kelanjutan hubungan Ahnaf dan Ahni masih menjadi misteri. Nah, ini yang bikin orang penasaran. Beli voucher streaming Netflix, Disney+, Prime Video, Viu, dll murah di Lazada 3. Awak Sangat Nakal Tahun Rilis 2016Sutradara Azmi HattaGenre Romance, Comey, DramaProduksi Orangetree ProductionNetwork Astro Ria Slot Drama RiaPemeran Sharnaaz Ahmad, Ayda Jebat, Hefny Sahad, Ika Nabila, Datin Fadilah Mansur, Tash Yong, Farouk HussainJumlah episode 16 Inilah drama terbaru dari serial yang diadaptasi dari sebuah novel Awak Sangat Nakal karya Syamnuriezmil. Drama ini mengangkat kisah cinta segitiga Antara Ernie Johanna Ayda Jebat, Johan Rizqin Sharnaaz Ahmad dan Ain Humaira Ika Nabella. Saat itu Ernie ditinggalkan oleh orang tuanya pada Mak Munah, orang tua Ain. Erine merasa bosan dengan kehidupan yang monoton di kampungnya sehingga ia menjahili Johan. Keisengan Erine berujung rasa suka padanya. Sayangnya Johan punya tunangan, yaitu Ain. Seiring waktu Johan mulai tumbuh perasaan pada Erine. Ia harus memilih antara Erine atau Ain. 4. Calon Menantu Tuan Rumah Tahun Rilis 2019Genre Romance, Drama, FamilyProduksi Suhan Movies &Trading Sdn BhdNetwork TV Okey RTMPemeran Zara Zya, Hafidz Roshidi, Haleeda Mzalin, Dayanan Roza, Aprena Manrose, Isyariana, Mia Nasir, Dini Episode 28 Fokus cerita dalam drama ini berpusat pada rumah Kak Pah Haleeda Mazlin. Kak Pah adalah seorang janda yang kini hidup bersama anak laki-laki semata wayangnya, Adam Hafidz Roshidi pasca suaminya meninggal. Di rumah tersebut Kak Pah mempunyai beberapa kamar kosong yang disewakan pada penyewa perempuan. Adam adalah pemuda yang sudah memasuki usia menikah. Melihat hal itu, Kak Pah berniat mencarikan calon istri untuk Adam dari para gadis lajang yang menyewa kamar di tempatnya. Para gadis yang menyewa kamar di rumah Kak Pah adalah Ros Zara Zya, Zurin Aprena Manrose, Ika Isyariana dan Lia Dayana Roza. Ros sangat pandai membawa diri dan ia pintar mengambil hati Kak Pah. Di antara gadis penyewa yang lain Ros yang mendapat perhatian Kak Pah. Lalu, bagaimana Adam sendiri? Gadis mana yang akan ia pilih? 5. Suami Tanpa Cinta Tahun Rilis 2016Sutradara MP RoslinGenre Drama, ComedyProduksi Pena Creative Picture SdnNetwork Astro Ria, Channel MegadramaPemeran Shukri Yahaya, Janna Nick, Cristina Suzanne Stockstill, Mark Adam, Sarah HildebrandJumlah episode 16 Sineas Malaysia tak kalah hebat membuat cerita sedih dari sebuah jalinan percintaan yang tidak beruntung. Ini ditunjukan dalam sebuah drama Suami tanpa cinta. Kisah yang diangkat dalam drama ini cukup memilukan. Mengangkat tema pernikahan yang dibangun tanpa rasa cinta, Suami Tanpa Cinta berhasil membawa Mark Adam, pemeran Rafael Ilham memenangkan penghargaan sebagai The Most Helpful Actor. Cerita berpusat pada sepasang suami istri yang merupakan teman masa kecil. Kedua orang tuanya pun berteman dekat sekaligus rekan bisnis mereka. Mereka kemudian dinikahkan sebagai upaya untuk menyelamatkan bisnis orang tua mereka yang diambang kehancuran. Cerita sedih dalam drama Suami Tanpa Cinta ini dibalut dalam scene kocak yang bikin orang tidak menyadari nuansa sedih di balik drama ini. Baca juga Bikin Senyum Sendiri, Inilah 10 Film Malaysia yang Romantis! 6. Pia
Cerita Sedih â Halo semuanya, selamat datang di Kali ini penulis akan memberikan kisah yang tak akan pernah terlupakan. Diambil dari cerita para orang tangguh yang jarang sekali ditemui di dunia ini. Dibalik kehidupan mereka terdapat cerita sedih yang mengharukan .. Namun sebelum itu, dalam sebuah cerita pastilah membutuhkan beberapa unsur agar bisa menjadi sebuah cerita yang baik dan lengkap. Bila kalian ingin mengetahuinya bagaimana, kalian bisa baca mengenai unsur intrinsik. Daftar isi1 Cerita Sedih Keluarga2 Cerita Sedih Cinta3 Cerita Sedih Cinta Share this Ayah Penggemar Barang Rongsok Pria itu selalu saja begitu, kerjaannya begadang sampai larut dan cuma memperbaiki barang rongsok yang bukan miliknya. Mendengar suaranya saja sudah bikin tidak tenang banyak orang, entah bagaimana, yang jelas suaranya cukup nyaring di dengar dari dalam rumah. âpak sudah malam ini, cepatan masuk rumah, gak enak sama tetangga.â kata ibuku. Rumahku berada di pinggir jalan gang tidak terlalu lebar. Dalam rumah kami, tidak ada tempat buat menyimpan semua barang milik ayahku, tepatnya barang milik temannya. Ibuku sering marah kepada ayah karena perbuatannya yang sering sekali tidak tidur. Tak jarang juga pada pagi hari terdengar celoteh yang kurang enak untuk didengar anak-anaknya sepertiku. Tapi apa boleh buat, begitulah kebiasaan ayahku. Dia memperbaiki becak motor milik teman-temannya. Bukan hanya satu-dua, melainkan ada 3 sampai lima becak yang berserakan di depan rumah kami. Dan kenapa aku bilang itu adalah barang rongsokan, karena beberapa hari lagi pasti becak itu akan datang kerumah kami memohon untuk diperbaiki. Aku tidak begitu mengerti dan memperhatikannya, cuman setiap hari aku lihat becak-becak itu, setidaknya aku tau mana yang sudah pernah datang dan mana yang belum. Sering dari becak yang diperbaiki ayahku adalah becak yang sama, dan itu-itu saja. Aku pun hafal, bahkan siapa yang datang juga aku tau dia pemilik becak rongsok yang mana. Kebiasaannya buruk yang sering dilakukan itu membuat tubuhnya lemah. Dia sering sekali sakit-sakitan. Batuknya yang tak henti dalam satu dua minggu, nafas yang sedikit ngos-ngosan, asma sih enggak, mungkin saking kecapeannya. Untuk menghidupi anaknya, ibuku membantu perekonomian keluarga dengan jualan gorenang setiap harinya. Ayahku sendiri hanya tukang becak motor dan petani kecil. Jadi setelah dia begadang atau hanya tidur dalam waktu 1-2 jam, lalu dia pergi ke sawah dan mengurus bila tidak musim tanam atau panen, maka ayahku pergi ke pankalan becak untuk mencari pelanggan. Sayangnya tak ada pelanggan yang mau menaiki becak motor milik ayahku. Memang aku akui dan juga ibu pun begitu, bahwa becak motor milik ayahku tak layak ditumpangi oleh orang. Mungkin jelek dan rusaknya karena dibuat untuk membawa kelapa kering milik bosnya untuk diantarkan ke para pelanggan pemilik kelapa tersebut. Iya, ayahku pengantar kelapa tua. Itu pun cuma jika setiap ada kelapa yang datang, biasa 3 hari sekali. Dari situlah ayahku benar-benar mendapat upah untuk menghidupi keluarga. Lantas bagaimana dengan barang rongsok yang selalu dikerjakannya setiap malam, yang susah payah dia bela-bela tidak tidur hanya untuk memperbaiki barang-barang tersebut? Kalau kalian tau, semua yang dia kerjakan untuk becak motor rongsok itu âTIDAK di BAYARâ. Ketika aku mendengar kabar tersebut dari ibuku, aku juga ikut jengkel, marah, kesal apa sajalah. Kenapa coba dia rela bela-belain memperbaiki becak rongsok milik temannya yang pada ujung-ujungnya tidak mendapat apa-apa? Kenapa juga sih dia merelakan kesehatanya hanya untuk orang yang tidak memikirkannya. Pernah aku menjumpai dia benar-benar sakit. Tubuhnya sangat lemas, batuknya sudah gak karuan nada dan iramanya, menyakitkan dada orang tersebut. Dia hanya bisa berbaring lemas untuk jangka waktu beberapa hari. Sejenak aku berfikir, mungki dia lebih baik diberi sakit dari Sang Kuasa, dengan begitu dia bisa istirahat. Mungkin juga dari sakit itu dia sadar, kalau yang dia lakukan itu tidak baik untuk kesehatannya. Toh juga apa yang ia lakukan tidak mendapat apa-apa. Tapi pikiranku salah besar, apa yang telah terjadi kepadanya tidak membuatnya berubah sama sekali. Saat dia sudah sedikit bugar, cuma sedikit saja, dia melakukan aktifitas itu lagi dan lagi. Sampai kapan dia akan melakukan hal itu? Aku kesal dengan berbuatanya, aku bukan benci, cuma kalau melihat salah seorang yang kusayang seperti itu, lantas aku harus bagaimana? aku juga bingung, ibu saja tidak bisa menasehatinya, apa lagi aku? Di suatu pagi yang seisi rumah ribut oleh ocehan ayah-ibuku, aku mendengar ucapan mereka yang lantang dengan suara saling meninggi, âpak bagaimana nasib anak kita, kalau bapak begini terus, penghasilan pas-pasan dan tidak cari kerja lain. Masih saja mengurus becak orang yang tidak mendapakan upah. Sedangkan anak kita sudah masuk kelas 3 SMA, habis ini butuh dana banyak untuk ujianyaâ kata ibuku berusa halus. âYa udah lah, kalau sudah tidak bisa membiayai sekolah, ya gak usah sekolahâ katanya keras. Raut muka ibuku menjadi mengkerut. âJangan begitulah pak, bapak yang harus bisa cari kerja lain. Tinggalin itu becak-becak gak berguna. Paling juga di kasih 10 ribu, itu aja kalau ada yang ngasih.â kata ibuku sedikit meninggi. âLah mau kerja apa, reski sudah ada yang ngatur, iya itu dapatnya.â âTapi tidak begitu juga pak, bapak menyiksa diri kalau setiapa malam begitu.â âUdah lah udah, kalau mau sekolah suruh anakmu cari uang sendiriâ Mendengar kata-kata itu hatiku langsung sakit, sungguh sangat menusuk, apa jadinya kalau aku tidak sekolah? Kata-kata itu terlontar dari mulutnya. Jujur, aku memang tidak akrab dengan ayahku. Ngobrol? itu tidak ada dalam kamus keluargaku, lebih tepatnya aku sama ayahku. Ketemu di jalan saja kita tidak pernah saling sapa, perhatiannya kepadaku hampir tidak pernah ada. Sekali doang ketika ibu pergi kepasar dan saat aku sakit gigi, dia pernah berkata âSakit gigi ta, di kasih pil sana beli di toko sebelahâ Itu kata-kata yang tak pernah terlupakan dalam hidupku. Perhatiannya mungkin terlalu mahal untuk anak-anaknya. Aku tidak tau kenapa. Mungkin sepele, tapi buat aku itu berharga sekali. Sampai suatu hari, dia pergi ke ladang, dan aku sekolah. Sore hari dia baru pulang, begitu juga denganku. Tapi aku lebih dulu satu jam dari pada dia. Ayah-ibu datang jam lima sore. Memang jika ibuku usai menjual gorengan, jika badannya masih bisa bergerak, dia akan ikut ayahku ke ladang dan membantunya. Sore itu tidak ada berita buruk sedikitpun. Ayahku juga sehat pada hari itu, begitu pula ibuku. Pada malam harinya, aku yang pulang dari rumah temanku yang agak larut, tepatnya jam 11 malam, aku mendapati ayahku sudah tidur. Tumben banget kataku. Ayahku belum sholat isaâ. Lalu dari luar kamar aku dengar ibuku yang baru selesai dari pekerjaannya, membangunkan ayah agar dia laksanakan kewajibannya. Aku juga saat itu masih bangun dan menonton tv, mencari-cari kantuk dengan tiduran di kasur depan ruang keluarga. Usai sholat, ayahku makan. Entah kenapa dia malah makan, buka langsung beranjak tidur untuk meneruskan istirahatnya. Setelah itu aku tidak tau kabarnya, aku sudah terlelap. Sekitar jam satu malam, aku merasa tidak enak dengan tidurku. Aku setengah terbangun. Lalu aku mendengar ibuku memanggil-manggil ayahku dalam kamarnya. Cukup lama aku mendengarnya, mungkin sekitar 15 menitan. Dan saat itu juga ibuku menghampiriku lalu membangunkanku dan bilang âsan.. Bapakmu gak ono ..â ayahmu gak ada Aku yang sudah sadar sejak tadi langsung bangun. Melihat raut muka ibuku yang kebingungan dan berusaha mencerna. Aku langsung mendatangi ayahku yang terbaring di kamar. Sekilas, aku juga tidak tau harus berbuat apa. Aku tidak pernah melihat kematian, aku takut. Melihat wajah ayahku dengan mata terbuka dan mulut menganga. Aku peganng kakinya, dingin, dingin sekali. Aku taruh tanganku di dadanya, mencoba merasakan denyutan jantungnya. Tapi tak ada detakan sedikitpun, ayahku telah meninggal. Dalam benakku, aku kebingungan, apa yang harus aku lakukan, dia sudah tidak ada. Apa aku harus senang? mungkin dengan begitu sudah tidak ada omelan lagi di pagi hari jika dia tidak ada. Aku harus bangga, dengan begitu tidak ada lagi tetangga yang akan terganngu di setiap malam. Toh juga ada tidak adanya dia, aku tak pernah bicara. Tapi dia ayahku, ayahku satu-satunya. Saat itu juga aku meneteskan air mata. Ibuku juga mulai menggeru-geru, kakak ipar perempuanku juga terbangun dan menangis dengan sangatnya, saat mengetahui ayah tidak ada. Aku tidak punya hp, aku tidak bisa menghubungi keluarga yang lain untuk memberitahukan kejadian ini. Ada kakakku yang tinggal beda rumah di tengah desa, butuh waktu untuk pergi kesana. Aku pun pergi ke rumah kakak perempuanku, dan mengabarkan kematian ayahku. Lalu kakakku juga mengabarkan ke seluruh sodara yang ada di luar kota. Beginikah rasanya kehilangan seorang ayah? Sakit, tapi dalam hidupnya juga tidak membuatku senang sama sekali. Rasa ini bercampur aduk. Ibuku yang paling terpukul dengan kejadian ini. Sesosok ibu yang sangat tangguh dan penyabar pun tak kuasa bila dihadapkan dengan kematian. 3 hari 3 malam ibuku terus saja menangis. Dia masih tidak terima, tidak ada sakit apa-apa yang menjangkitnya. Pagi juga masih bekerja di kebun, malam juga masih makan. Secepat itukah kematian menghampiri? Hari demi hari berlalu. Kami mengenang semua jasa yang pernah dilakukan oleh ayakku dulu ketika masih hidup. Semua keluarga juga berkumpul di rumah ibu, dari kakak yang pergi merantau ke Malaisya dan Surabaya. Ibuku mencertikan semua dibalik apa yang ayahku lakukan, dia berkata âAyahmu sungguh mulia, dia rela membenahi becak-becak yang rusak miliki temannya itu bukan suatu hal yang percuma. Dia punya prinsip yang baik. Pernah bilang sebelum kematiannya, ibu tanya kenapa terus-terusan melakukan pekerjaan yang tidak di bayar itu. Dia berkata kalau becak-becak itu tidak segera diperbaiki, maka mereka tidak bisa mencari uang. Sedangkan mereka butuh uang untuk makan. Dan mereka hanya bekerja sebagai tukang becak'â Dari situ aku baru mengerti, sungguh tulus perbuatan yang dia lakukan, Dia tau keluarga kami dari kolongan yang tidak punya, tapi dia melihat temannya lebih membutuhkan sehingga rela mengorbakan dirinya sendiri untuk orang lain. Dia juga tau kalau pemilik becak-becak itu tidak akan sanggup membayar uang sehingga tidak diperbaiki di bengkel, dari sana juga ayahku tak pernah memberikan tarif bagi mereka. Pernah sekali,-mungkin saking gak enaknya mereka yang terus-terusan datang dan tak pernah memberi upah, salah satu dari mereka memberikan upah kepada ayahku sebesar 10 ribu perak. Bayangin, sebandingkah 10 ribu dengan kerja lembur begadang? Aku kaget bercampur kagum, semua yang diceritakan ibuku itu nyata. Dibalik sosok diamnya, ternyata dia sebetulnya begitu baik. Kematiannya juga tidak dipersulit, dalam jasatnya juga terahir aku melihat ada keringat dingin yang membasahi wajahnya. Aku dengar-dengar dari pengajian bahwa salah satu tanda-tanda kematian husnul khotimah adalah kematian yang tiba-tiba, keringat keluar dari tubuhnya, dan lain sebainya. Kuharap ayahku dapat dari salah satunya. Dari peziarah juga cukup banyak, sampai-sampai temanku bertanya âapakah ayahmu seorang tokoh dia desa?â Tentu aku jawab tidak. Ayahku orang yang biasa saja. Tidak terkenal dan jarang dikenal oleh orang banyak. Satu yang dibisikan ibu ketelingaku, sebuah keikhlasan menghasilkan buah yang tak pernah bisa dirasakan oleh orang lain. Itulah ayahku. ohh ayah, andaikan sedikit saja kita bisa bicara, aku ingin sekali menanyakan bagaimana kabarmu hari ini? Apa kau sehat-sehat saja? sudahkah kau makan pagi ini? Tapi waktu kini sudah memisahkan kita. ohh ayah, mungkin jasamu tak akan bisa aku lupakan, aku hanya bisa mengucapkan terimakasih sudah membesarkanku sampai seperti ini, aku hanya bisa berterimakasih. Sampai jumpa ayah. Doaku selalu menyertaimu. Aku akan berusaha menjadi anak yang sholeh, aku akan jaga ibu selalu.. âź Cerita Sedih Keluarga âź -Tamat- Note Cerita sedih ini berasal dari penulis sendiri. Sebuah insiden nyata yang terjadi pada salah satu keluarga, yaitu ayah sendiri. Maka dari itu teman-teman jangan sia-siakan orang tua yang telah membesarkan kita. Dari cerita sedih di atas, menurut kalian apa yang bisa diambil pelajaran ? Cerita Sedih Cinta Dilihat dari Mana Saja, Cinta itu Menyedihkan Semua yang telah aku nantikan itu berahir tragis, menyisihkan luka yang teramat dalam. Dalam sekali sehingga aku pun tak tau, apakah bisa sembuh ataupun selamanya akan menjadi seperti ini. Dia wanita tercantik yang pernah ku jumpai. Cukup cantik yang banyak lelaki idamkan. Paras putih bersih dengan wajah kekuningan walau tanpa make up sama sekali. Mata yang teduh, bibir merah semerah jampu biji. Semua yang dia punya adalah pemberian, sangat natural. Sifatnya yang baik, pakaiannya juga yang selalu memakai jubah besar dan kerudung dengan ukuran panjang sampai punggung. Laki-laki mana yang tidak menyukainya. Dia adalah wanitaku, dulu. Kami menjalani hubungan yang semestinya tidak saling kita lakukan, terutama untuk diriku sendiri. Aku adalah guru agama di salah satu SMP Islam yang ada di desa. Kami berpacaran sudah satu tahun yang lalu. Menurutku, pacaran itu tidak boleh. Apapun alasannya, pacaran tetap saja suatu hal yang tidak dibenarkan. Walau aku tetap menjaga kehormatannya, begitu pula kehormatanku, kami hanya behubungan lewat SMS. Aku sayang sekali padanya, begitu pula dia kepadaku, kecuali dia bohong, entahlah. Tapi bukti dari hubungan kita adalah kita tidak pernah punya masalah sedikitpun. Disetiap malam kita SMS yang biasa dilakukan anak yang saling suka. Dia nyaman-nyaman saja denganku. Aku tau bahwa ini salah, maka dari itu aku ingin sekali melamarnya segera. Bukanya aku tidak berani, tapi ada sedikit masalah yang dia masih belum siap. Dia baru lulus SMA tahun lalu, tapi dia juga punya alasan lain. âaku tidak ingin hubungan kita ini berlarut-larut, aku ingin kita jadi pasangan yang halal. Tidak seperti iniâ kataku dalam SMS. âya sudah selesaikan dulu kuliahmu.â balasnya Selain mengajar di SMP Islam di desa, aku juga kuliah. Sejak saat itu, aku pegang janji yang diberikannya itu. Kehidupan sehari-hari kami jalani biasa saja. Dia bekerja di toko sepatu sebagai kasir, aku mengajar dan siangnya kuliah. Kita hanya bertemu lewat SMS pada malam hari, terkadang juga melalui terlfon. Semua baik-baik saja. Tidak ada sedikitpun dari hubungan kita retak atau datang masalah. Semua baik-baik saja. Pernah dia mengeluh saat aku antar pulang dari tempat kerjanya,-karena kakaknya tidak bisa menjemputnya, bahwa dia capek kerja di tempat tersebut. Dia tidak betah karena terlalu berat bagi dirinya. Aku pun berusaha mencarikan kerjaan yang lebih ringan dan bisa dia masuki. Lalu aku memohon kepada kepala sekolah agar menjadikannya TU sekolahan. Akhirnya diperbolehkan. Dalam benakku, setiap hari aku bertemu dengan wanita yang ku sayang, di tempat kerja, di tempat di mana aku mengajar. Rasanya, setiap hari aku akan bahagia. Itu harapanku, tapi saat waktunya tiba, âaku sudah wisuda, bagaimana dengan janji dua tahun yang lalu. Aku ingin hubungan kita jelas, tidak seperti ini, berada dalam ke-haraman yang berkelanjutan. Aku ingin datang kerumahmu, melamarmuâ Terntunya aku juga bilang memalui SMS. Bukannya aku tidak berani, dalam adab aku hanya meminta izin untuk datang kerumahnya. âMaaf mas, aku belum siapâ jawabnya. Begitu singkat dan mudahnya dia bilang seperti itu. Aku tidak ingin hubungan yang terlarang ini berlanjut. Aku pun memutuskan untuk pisah darinya, sementara waktu, cuma sementara waktu yang aku harapkan, tidak selamanya. âohh ya sudah, kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini lagi. Setidaknya jika kau sudah siap, tolong kabari aku, aku akan datang langsung ke rumahmu. Tapi jika karna kau sudah tidak suka lagi denganku, maka kalau kau menemukankan pendampingmu yang baru, aku harap kasih tau aku.â âiya insyaallah. Sekali lagi maafâ 3 bulan berlalu, terdengar kabar bahwa dia sudah mempunyai pacar baru. Hampir semua guru perempuan tau bahwa dia adalah pacarku dulu. Tapi saat ini pula, semua guru tau bahwa dia sudah memiliki pacar yang baru, kecuali aku. Aku pun berusaha tanya kepada salah satu guru temannya, yang juga temanku, siapa pacar barunya. âWah aku gak bisa kasih tau pak. Tanya sendiri aja kedia.â jawab temanku. Salah satu temanku laki-laki yang lain pun sudah tau berita bahwa aku tidak lagi sama dia, dan juga tau sekarang dia sama siapa. Aku pun bertanya dengan sedikit memaksa, tapi entah kenapa semua orang merahasiakannya dariku. âWaduh gak tega aku pak, tanya dia langsung saja.â Kenapa dengan semua orang? apa salahnya kalau aku tau? Akhirnya karena terpaksa aku SMS dia langsung. Aneh rasanya setelah lama tidak SMS nomer yang paling sering muncul di inbox. âDenger kabar kamu sudah punya pacar baru? benarkah?â tanyaku dengan nada tak tau. âiyaâ balasnya singkat. âKatanya mau kasih tau bila sudah menemukan yang baru. Tapi kenapa gak mau ngomong?â âAkan aku kabari, tapi bukan sekarang. Aku butuh waktu.â âKenapa sih, berat ya ngasih tau gitu doang?â âPasti aku kabari.â Pembicaraan itu pun berakhir. Aku tidak tau, aku sendiri yang mengakhiri hubungan tersebut, tapi sekarang ada cemburu saat dia sudah memiliki seseorang yang baru. Rasa khawatir juga menghantuiku. Entah resah dan ketidak tenangan hati ini melanda begitu saja. Seminggu berlalu, datang SMS dari dia lagi. âAku sekarang sama dia*, dan kami sudah mau nikahâ Deg,.. Hatiku berasa remuk saat setelah aku membacanya. Benarkah dia mengatakan itu? lalu apa maksud dari semua yang telah kita berdua lalui? bahkan aku tak pernah membuat masalah dengannya? kenapa dia begitu teganya seperti ini, apa aku hanya mainan buatnya? Aku bahkan sudah berniatan baik, kenapa niat baikku ini salah menurutnya, aku bahkan menjaga kehormatanya dengan segera ingin melamarnya. Tapi apa yang telah dia perbuat sekarang? Sungguh hatiku hancur dibuatnya. Kalau dia tak suka, kenapa tidak bilang dari dulu saja, kenapa harus sampai begini jadinya. Aku sangat menyayanginya. âIbuk apa kabar?â SMS nya lagi. Ibuku sudah kenal baik sekali dengan dia, bahkan dia sudah menyiapkan tempat lemari jika dia menjadi istriku. Ibuku ingin sekali aku jadi dengan dia, karena dilihat cocok dengan kreteria yang ibu idamkan. Saking sukanya ibuku sama pacarku itu, ibu sering menanyakan kapan ingin melamarnya. âEntah, ibuk memiliki harapan besar aku jadi denganmuâ balasku. âAku gak bisa, aku sudah lamaran sama orang.â âKalau berani datang kerumahku, bicara langsung sama ibu.â âya aku usahakanâ Pembicaraan itu berahir. Ibuku juga belum tau bahwa aku sudah tidak dengannya. Aku biasanya selalu cerita apa saja tentang aku dan pacarku, tapi kini, sudah tidak lagi. Malam hari dia langsung datang kerumahku. Aku pun mempersilahkannya dengan berlaga sebiasa mungkin. Dia datang dengan salah satu temannya. âbuk.. ada Naya datang mau bicara sama ibuk.â Ibuku senang sekali dengan kedatangan dia. Sudah lama dia tidak mampir berkunjung ke rumah. Setelah itu aku meninggalkannya ke dalam rumah, aku tidak ingin mengganggu perbincangannya. Aku hanya mendengarkannya dari dalam ruang keluarga. Setelah berbasa basi, dia bilang âBuk, maaf.â âKenapa nak?â kata ibuku. âAku gak bisa sama pak Qim. Naya belum siap.â Ibuku hanya bisa mendengarkan dan tertergun, ingin sedih rasanya, tapi apa kuasa, ibuku hanya berharap dia jadi menantunya. Lalu dia pergi dengan sopan, pamit kepada ibuku. Setelah itu aku berbincang dengan ibuku di tempat yang sama. Aku mengatakan pada ibuku sesuatu kebenaran yang ditutupin oleh Naya. âIbuk dibohongi.â kataku. âDibohongi bagaimana nak?â âSebetulnya dia bukan tidak siap, tapi karena dia sudah memiliki orang lain, dan dia sudah ingin menikahâ Seketika itu ibu menangis dengan sangat derasnya. Harapannya yang besar hancur seketika itu meledak dengan tangis yang menderu. Semua hal yang dia siapkan itu sekarang sia-sia. Aku juga tidak kuat menahan tangis, aku mencoba untuk menahan sekuat tenaga agar air ini tidak menetes. Tapi melihat ibuku terus saja menangis dalam waktu yang cukup lama, membuatku tak kuat untuk menahannya. Semalaman ibuku menangis tak henti-hentinya. Hari pernikahan itu pun datang. Aku dapat undangan darinya, namun aku tak bisa datang. Aku tidak punya alasan sebenarnya, aku hanya tidak kuat melihatnya. Hati ini terlalu terluka dibuatnya, ditambah lagi karena ibuku yang begitu sedih atas sepeninggalannya. Entah apa aku bisa memaafkannya atau tidak. Hari terus berlalu. Setiap hari aku berangkat mengajar, setiap hari pula aku bertemu dengannya. Dulu yang indah berada di sekolah, kini hatiku selalu sakit setiap melihatnya. Aku tidak kuat, sungguh tidak kuat. Akhirnya aku putuskan untuk berhenti mengajar di sekolah itu. Walau harapan kepala sekolah adalah aku sebagai penggantinya tahun depan, cuma aku satu-satunya calon resmi menjadi kepala sekolah. Tapi aku tidak kuat menahan luka ini. Seandainya aku meminta kepala sekolah untuk dia dikeluarkan, pastilah kepala sekolah langsung mengabulkannya. Tapi aku tidak begitu, biarlah aku saja yang keluar. Semua guru tau bagaimana sakitnya perasaanku, bahkan kepala sekolah pun sudah tau. Kepala sekolah sampai tidak tega melihatku sampai seperti ini. Harapanya agar aku hanya cuti lalu kembali dan bisa mengajar lagi, dan jangan keluar. Namun aku yang memaksa untuk keluar. Mungkin dengan tidak bertemu akan lebih baik. Mungkin luka ini juga bisa sembuh. Aku berharap waktu bisa mengobatinya. Rasa sayang ini terlalu dalam. Cinta ini terlalu tinggi untuk jatuh. ~ Cerita Sedih Cinta ~ âTamat- Note dia* = Maaf kami samarkan dan tidak menunjukkan nama agar tidak terjadi salah paham antara penulis dan yang sangkutan. Tapi tetap cerita sedih ini sudah mendapatkan izin untuk dituliskan, dengan harapan bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang. Nama tokoh yang tertera juga nama samaran. Cerita sedih ini berasal dari guru SMP saya sendiri, dia rela agar saya tuliskan dan katanya cerita sedih ini jika di jadikan novel cukup menarik, dan mungkin akan lebih seru. Saya tidak bisa detail menuliskan cerita sedih tersebut, ya setidaknya tidak sebaik penyampaian dari pelaku yang tertera dalam cerita sedih itu sendiri. Tapi gambaran besarnya seperti itu. Dari cerita sedih di atas, menurut kalian pelajaran apa yang bisa di ambil? Baca juga Kisah Nyata Cerita Hantu Seram! Cerita Sedih Cinta Romantis Biarlah Dia Saja yang Bahagia Ada seorang guru yang ku kenal. Guru yang paling ku kagumi dan paling aku sayang, Rustiana namanya. Beliau adalah motivasiku. Sesosok wanita yang tangguh dan terhormat. Aku memanggilnya bunda. Dalam dirinya, kata pacaran tidak ada. Terlihat dari kisah cintanya, dulu .. âMari kita berjanji bahwa kita tak akan pernah pacaran sampai lulu SMAâ kata salah seorang dari tiga siswa SMA kelas 1 itu. Di atas gedung sekolah, di bawah sinar bintang gemilang, 3 siswi itu berjanji untuk tidak pacaran sampai mereka lulus. Mereka pun sanggup untuk melaksanakannya. Aku heran, Meraka adalah murit yang baru lulus SMP, tapi sudah memiliki pemikiran seperti itu. Pasti bukanlah sembarangan orang yang bisa melakukannya. Mungkin terlintas hanya untuk saat SMA, tapi bukan bagi bundaku. Sampai kuliah pun dia masih melakukan hal yang sama. Kisah berawal dari kedatangnya seorang perempuan yang tidak di kenal ke rumah Bunda Rustiana. âApa ini rumah dari mbak Rustiana?â âIya benar.â âBisa kita bicara sebentar mbakâ âBoleh, silakan masukâ Perempuan itu lebih muda dari bunda, terlihat dari paras mukanya dan pakaiannya. Tiba-tiba saja perempuan itu tertunduk dan mendekap kaki bunda yang sedang duduk dikursi dengan menangis sejadi-jadinya. âkamu kanapa?â tanya bunga. Bunda semakin bingung dengan perempuan ini. Dia tidak kenal sama sekali, lalu tiba-tiba datang ke rumah dan sekarang dia menangis. âa-aku mencintainya, sungguh mencintainyaâ kata perempuan itu tersendat. Bunda semakin bingung, apa maksud dari perempuan ini. Lalu dia menyebutkan nama sebut saja Rifqi. Sekilas bunda langsung paham maksud dari wanita ini. Kenapa dia kesini, ada apa, dan dengan maksud apa perempuan ini rela datang jauh-jauh untuk hanya bilang dia suka dengan seorang lelaki. Rifqi adalah partner bunda berdakwah di kampus. Dia adalah ketua dari organisasi yang dijalani bersama. Begitu juga bunda, dia juga yang memegang dari pihak aktifis wanita. Ironisnya, mereka berdua saling suka, tapi tak saling mengatakan. Mereka berdua saling menjaga hubungan, tidak ingin niatan dakwah mereka yang suci ternodai hanya karena cinta. Namun tidak bisa dipungkiri, setiap hari bertemu, berdiskusi dan merencanakan berbagai strategi bersama membuat dua insan tersebut, saling tumbuh cinta di dada mereka. Terlihat dari cara SMS si laki-laki kepada bunda. Sangat berbeda dengan yang awal pertama jadi partner, mulai ada basa-basi yang tidak penting, dan bunda tau kalau lelaki itu suka dengannya. Namun tak ingin menurunkan izahnya, akhirnya bunda memendam rasa suka itu. Biarlah kelak suatu hari nanti dia menjadi cinta yang haqiqi dengan mencintai yang benar-benar sudah miliknya. Perempuan yang tidak dikenal itu pun mengaku bahwa dia adalah adik kelasnya. Dia mendatangi rumah bunda karena tau, orang yang paling dekat dengan lelaki yang dia suka cumalah bunda. Berceritalah perempuan tersebut bahwa dia siap untuk menjadi istrinya. Dia ingin bunda agar membantu mengatakan rasanya kepada lelaki idamanya. Perempuan itu tidak tau bahwa dalam dada bunda, terasa sesak setelah mendengar semua hal yang dia sampaikan. Dilema. Antara tetap bertahan atau merelakan. Andai bunda bilang kepada lelaki tersebut âaku juga sukaâ mungkin itu sudah akan menjadi hal yang paling membahagiakan dalam hidup. Bertemu jodoh yang ia suka, dan dia juga suka dengannya. Kurang apalagi coba? Tapi bundaku tidak seperti itu. Sedih? pasti, dia seorang perempuan. Galau? mungkin saja iya. Namun mungkin ada hikmah yang lebih baik dari semua cinta ini. Mungkin yang sulit untuk melepaskannya adalah karena lelaki tersebut adalah termasuk lelaki yang sholeh. Dari dia memimpin, saat kumpul dan berdiskusi dengan lawan jenis, dia tak pernah memandang kepada lawan diskusinya. Hebatnya lagi adalah ketika adzan sudah dikumandangkan, dia langsung beranjak dari semua aktifitasnya, meskipun itu adalah sesuatu yang mengenai pekerjaannya, sepenting apapun dia tinggalkan untuk memenuhi panggilan adzan. Saat lagi tertawa bersama, saat masih sibuknya diskusi bersama, saat kejadian penting pun yang membutuhkan jawaban dari ketua, dia tinggalkan. Ganteng? jangan ditanya lagi. Dia idola sekampus. Akhirnya perempuan itu pulang dengan jawaban yang membuat hatinya tenang. Bunda hanya memberi sedikit kata. âiya saya usahakan bilang kepadanya. Insyaallahâ Sejenak setelah kepergian perempuan itu, bundaku tertegun, merenung harus bagaimana. Mungkin juga bila lelaki tersebut diberi tau tentang kejadian ini, dia pasti akan tetap memilih bunda. Dalam malam di berdoa agar mendapat ketangguhan hati, dan dapat melangkah lebih pasti. Dia melakukan sholat istikhoroh. Lalu akhirnya dia mendapatkan jawaban atas semua kejadian ini. Bundaku merelakan cintanya. Suatu siang menjelang sore di kampus, âMas Rifqi, aku ingin ngomong serius.â kata bundaku. âJangan sekarang, habis ini sudah mau masuk waktu asar.â jawab lelaki tersebut. âOke habis asar.â âInsyaallahâ Jam menunjukkan pukul 4 sore. Bunda yang dia bersama salah satu temanya menodong lelaki tersebut. âBaiklah apa yang ingin kau katakan.â ujar lelaki tersebut. âAku ingin menanyakan sesuatu hal yang serius. Tolong dengarkan baik-baik.â âBaik.â âOke, bila ada seorang wanita yang mas cintai, dan mas juga mencintainya, apa yang akan mas lakukan bila ada seorang teman mas bilang bahwa dia juga mencintai wanita yang mas cintai?â Seketika lelaki itu terdiam tanpa kata. Tak menyangka bahwa yang ditanyakan sesuatu hal yang menyakut perasaan. Beberapa menit berlalu tanpa ada obrolan. âApa?â kata bunda bosan menunggu. âAku tidak bisa menjawabnya sekarangâ âLantas kapan?â jawab bunda tidak puas. âSecepatnya insyaallah. Beri waktu aku untuk berfikir.â Beberapa hari berlalu, lalu dia datang menghampiri bunda. âBagaimana?â kata bunda dengan penuh harap. âAku berusaha menjabab sebisaku, ku harap ini adalah jawaban yang terbaik.â Bunda pun lebih menajamkan pendengarannya. Lalu dilanjutnya, âInsyaallah aku akan merelakan orang yang aku cintai itu bersama orang lain.â Bundaku pun tersenyum mendengar jawaban dari lelaki tersebut. Lalu diceritakan semua kejadian perempuan yang datang kepadanya pada beberepa malam yang lalu. Akhirnya lelaki itu pun paham maksud dari pembicaraannya. Beberapa tahun kemudian, setelah lelaki itu menikah degan wanita tersebut, datanglah bunda bersama teman-temannya untuk menjenguk dia yang sudah memiliki balita. Bundaku menggendong balita kecil yang mirip dengan ayahnya tersebut, dan terdengar sekilas suara bisikan ayah dari balita tersebut saat melewati bunda. âSeharunya ibu dari balita tersebut itu adalah kamuâ kata lelaki tersebut. Bundaku mengepalkan tangan kanannya kehadapan lelaki tersebut tanda mengancam. Semua orang yang di ruangan itu serentak melihat bunda, dan tercengang heran, ada apa sebetulnya yang terjadi. Sejak saat itu, bunda jarang sekali berkunjung ke teman laki-laki walaupun hanya untuk melihat bayi dari temannya. ~ Cerita Sedih Cinta Romantis ~ -Tamat- Note Cerita sedih di atas diambil dari cerita guru saya sendiri. Nama asli dari Rustiana Puji Astutik. Guru yang paling berpengaruh dalam hidup saya. Dari cerita sedih di atas, menurut kalian pelajaran apa yang bisa di ambil? Sekian beberapa cerita sedih yang semoga bisa menginspirasimu. Kesedihan tidak perlu di rasakan sampai mendalam, cukup jalani bagaimana mestinya, hadapi rasa sedih itu dengan tabah, maka kebahagian kelak akan datang dengan sendirinya. Dari cerita sedih keluarga, cerita sedih cinta, dan cerita sedih cinta romantis, manakah yang menurutmu paling membuat sedih? Sekian, .. Salam dan Terimakasih! đ
Cerpen Karangan Siti WidiasariKategori Cerpen Cinta Sedih Lolos moderasi pada 26 July 2017 Hay namaku Eka aku berusia 22 tahun saat ini aku sudah menikah dan dikaruniai seorang anak perempuan yang cantik. Saat ini hidupku memang berkecukupan tapi kurasa kebahagiaan ini kurang tanpa adanya kasih sayang seorang suami, setiap hari suamiku pulang dan pergi aku tak tahu entah di mana dia berada di mana dan sedang bersama siapa dia di sana. Setiap aku bertanya padanya pasti dia selalu marah-marah padaku entah sebab apa aku dijadikan sasarannya saat amarah itu datang. âDari mana pah kok baru pulang ini kan sudah hampir pagi.â Tegurku. âAku kerja aku capek sudahlah kamu tidak usah ikut campur dalam urusanku tugasmu itu hanya menjaga rumah dan merawat anak!â Jawabnya ketus. Aku hanya bisa berdiam dan sampil meneteskan air mata. Hari demi hari telah berlalu saat itu aku tak sengaja melihat hp suamiku tergeletak di sofa dan kebetulan aku melihat ada yang menelepon pada saat itu aku tak tahu siapa yang menelepon karena tidak ada keterangan nama pada kontak tersebut, karena rasa penasaranku tinggi akhirnya aku mengangkat telepon itu. âAssalamualaikum ini dengan siapa ya.â âHallo saya pacarnya mas budi, mas budinya mana tolongnya nanti suruh menemui saya di hotel.â Tanpa banyak kata aku langsung menutup telepon itu dan aku hanya bisa menangis melihat kelakuan suamiku yang bermain api di belakangku, ya Allah apa salah dan dosaku mengapa aku diduakan oleh suamiku padahal dulu dia sudah bersumpah janji di depan saksi bahwa ia akan salalu setia padaku tapi apa balasannya dia malah seperti ini padaku. Sore itu aku melihat suamiku pulang agak sore, aku bingung karena tidak biasanya dia pulang sore. Aku memberanikan diri untuk menegurnya kembali yah meskipun nanti ujung-ujungnya aku yang disalahkan. âKok udah pulang pah?â âKamu ini istri macam apa pulang sore salah pulang malam salah aku ini capek bayak urusan di kantor.â âBanyak urusan di kantor apa kamu sibuk dengan selingkuhan kamu?â ujarku dengan nada tinggi. Dan hingga pada akhirnya tamparan pun mendarat di pipi kiriku betapa kerasnya suamiku saat ini Ya Allah, apa yang harus kulakukan kalau memang harus berpisah aku tak kuasa karena aku masih memiliki putri kecil yang masih membutuhkan kasih sayang seorang ayah. Saat itu aku hanya bisa pasrah pada keadaan aku tak bisa berbuat apa-apa untuk mengadu pun aku tak berani, yang aku bisa lakukan adalah hanya berdoa dan terus berdoa agar kelak suamiku cepat disadarkan. Kukira dulu aku dan mas budi bisa hidup rukun dan damai tapi apa buktinya sekarang dia tega menduakanku hanya gara-gara wanita penggoda itu, hati wanita mana yang kuat melihat suaminya bercumbu dengan wanita lain? Bulan demi bulan telah telewati hingga pada saatnya aku sudah tak sabar dengan sikap suamiku yang suka kasar denganku aku memberanikan diri untuk meminta cerai padanya. âPah kalo kamu masih seperti ini lebih baik kita berpisah buat apa kita membina keluarga yang sudah tak bisa diperbaiki.â âBaik kalo itu mau kamu kita cerai sekarang juga aku akan pulangkan kamu pada kedua orangtuamu.â Bendungan air mataku menetes karena tak kuasa menahan tangis tapi aku mencoba kuat dan tabah. Tepat pada tanggal 12 Mei 2016 aku resmi bercerai dengan mas budi, saat itu aku hancur sehancur hancurnya tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur dan aku segera pulang ke rumah ibuku dan membawa putri semata wayangku ini. Pesanku untuk kisah ini adalah ingatlah mantan suamku kelak nanti kau akan menyesal atas perubuatanmu ini dan kau akan mencari kami kelak. Selesai Cerpen Karangan Siti Widiasari Facebook Wiwit PradithaAlvian Toni Nama Siti widiasari Alaat Ds. jakena Kec. jakena Hoby Menulis & Menyanyi Pesan Carilah dan temukan jawaban dalah lubuk hati yang tedalam, peluk dia dan ucapkan terimakasih pada wanita yang sudah berkorban untukmu. Cerpen Istri Yang Tersakiti merupakan cerita pendek karangan Siti Widiasari, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Merindukan Kekasih Seseorang Oleh Qhoirun Annisa Kisah ini berawal dari seorang pelajar smp yang duduk di kelas 8. Ia bernama Anis. Ia mempunyai seorang kekasih yang bernama Afan. Afan adalah pelajar smp yang masih duduk I Will Love You Part 3 Oleh Bima Dianiswara Louis mulai berjalan dan memeluk mamanya. âHappy birthday ma, maaf kalo Louis selama ini sering cuekin mama, sering enggak peduli sama mama. Maaf Louis enggak bisa ngasih kado apa-apa.â Matamu Adalah Duniaku Oleh Reninda âBella tungguâ ucap hendra meraih tangan dan berusaha untuk mencegah kepergiannya, âdengerin dulu penjelasankuâ tambahnya, âcukup hen, sudah cukup kau membuatku sakit hati dengan semua ini, aku memang tak Sampul Hitam Cinta Oleh Ade Zetri Rahman Sore yang sejuk dengan angin semilir dan sisa-sisa sinar mentari yang terpantul dari beningnya air sungai memancar lembut lewat ventilasi jendelaku dan pintu yang sedikit terkuak. Burung pun pulang Cinta Tinggal Kenangan Saat SMA Oleh Risky Michael Cerita ini berawal saat saya masuk SMA tepatnya kelas sepuluh semua berawal saat seseorang pelajar perempun pindah sekolah dari pandeglang ke tangerang ya kira-kira akhir pelajaran semester lah, tapi âHai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?â "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
Malam ini aku sebenarnya masih ingin bersama Kak Renosa terus. Tapi, ternyata mama menjemputku. Padahal tadinya Kak Renosa berniat mengajak aku pegi nonton konser setelah pulang dari pentas Pramuka. Terpaksa gagal acara nonton konser bersama Kak Renosa. Tapi kenapa aku jadi kesal ya gara-gara acaraku dan Kak Renosa gagal? Nggak mungkin kan aku ada rasa sama Pembina Pramukaku itu. Apa mungkin karena tadi siang aku habis putus sama Putra, jadi aku ngrasa kesepian. Sehingga acara pergi bersama Kak Renosa aku anggap sebagai obat sakit hati. Ah biarlah. Besok perasaan ini pasti juga sudah hilang. Oh Tuhan! Pagi ini Kak Renosa mengirimi aku sms untuk membangunkanku dari mimpi. Kenapa aku merasa keGRan begini? Apa mungkin gara-gara kejadian semalam, telah menumbuhkan benih-benih cinta? Jangan sampai terjadi deh! Gak umum banget kalau sampai terjadi. Sejak sore, Kak Renosa sudah ngajak aku smsan. Biasa, isinya cuma sekedar basa-basi. Aku pun juga tidak terlalu peduli. Karena aku masih sedikit memikirkan Putra. Hingga akhirnya aku benar-benar terkejut dan peduli dengan sms Kak Renosa yang satu ini. From Y km gmn, mau ga. Eh seandai y km jd pacar q gt gmn y. Menurut km bs pa ga. Eh ni seandaine lo. Km mau pa ga ? Satu sms ini sudah bikin aku langsung mau pingsan. Belum lagi sms yang selanjutnya. Lalu di akhir sms, Kak Renosa benar-benar nembak aku. OMG !!! Aku langsung cerita aja ke Laurent, sahabatku. Dan Laurent pun sama gak percayanya kayak aku. Dia bahkan berkata,âRhasya, Kak Re itu masih termasuk guru kita!!! Umurnya pun pasti di atas 25 tahun. Sedangkan kamu sendiri masih kelas 3 SMP. Emangnya kamu mau? Dan ingat, Kak Re masih punya pacar.â Aku pun memutuskan untuk menjawab perasaan Kak Re besok. Tidurku nggak bisa nyenyak, bahkan Kak Re sampai kebawa di mimpi. Aku terbayang-bayang wajah Kak Re terus. Hari ini aku ada pembinaan Pramuka tambahan selama 2jam. Otomatis aku bakal ketemu Kak Re. Aku benar-benar belum siap untuk ketemu Kak Re. Karena aku juga belum nyiapin jawaban perasaanku. Pada waktu ketemu di depan R. Kepala Sekolah, Kak Re bertanya dengan keras,âGimana jadinya?â. Aku cuma bisa tersenyum. Di akhir pembinaan pun Kak Re juga menanyakan hal itu lagi sambil menarik-narik tasku. Aku jadi semakin bingung. Aku belum siap jawabannya. Tapi di sisi lain, sepertinya Kak Re serius nembak aku. Cuma status kita itu Pembina dan murid. Jadi aku mesti mikir dua kali untuk menjawab pertanyaan itu. Belum lagi Kak Re yang masih punya pacar. Aku benar-benar nggak konsen seharian ini. Pulang sekolah, Kak Re melanjutkan sms yang kemarin. Aduh, mau aku balas tapi ragu-ragu, nggak dibalas malah kasihan Kak Re. Akhirnya aku balas tapi dengan jawaban yang sama. Yaitu âBingungâ. Mau nggak mau aku harus jawab besok pagi. Aku sudah janji sama Kak Re. Dan janji harus ditepati. Dan malam ini aku kembali nggak bisa tidur lagi. Esok ini, aku sudah menunggu Kak Re di depan ruangannya. Tapi tiap aku mau ngomong, aku selalu bimbang. Akhirnya kutunda hingga pulang sekolah. Padahal, selama pulang sekolah aku sama Kak Re terus di sanggar Pramuka. Entah kenapa aku masih bimbang juga. Aku pun pulang dengan perasaan yang masih terbebani. Akhirnya kuputuskan buat jawab lewat sms. Aku tunggu beberapa jam, smsku belum dibalas-balas juga. Akupun berpikir, mungkin Kak Re sudah lelah menanti jawaban dariku. Tapi sore harinya, smsku dibalas juga. Lalu dengan segera, aku langsung jawab pertanyaan Kak Re. To Qw jwb âIYAâ⌠Cuma 3 kata itu yang aku kirimkan. Dan kita pun jadian juga. Awalnya, aku ngrasa nggak yakin dengan kisah cinta ini. Baru 2hari jadian, aku sempat berpikir buat mutusin dia karena faktor status. Tapi Laurent melarangku. Dia bilang itu sama saja aku mempermainkan Kak Re. Akhirnya aku coba jalani semua ini. Dan ternyata berhasil. Perlahan-lahan aku mulai terbiasa dengan cara pacaran kita yang âBackstreetâ. Walaupun begitu, ada satu yang masih tertinggal di hatiku. Pacar Kak Re. Aku nggak mau dituduh yang enggak-enggak. Aku sudah berusaha bilang pada Kak Re kalau aku nggak mau diduakan. Tetapi Kak Re hanya bisa berkata,âSabar.â Tak terasa hubungan kita sudah 2 minggu. Dan di minggu kedua inilah mulai timbul masalah. Sewaktu aku telepon Kak Re, dia cerita kalau pacarnya tahu hubunganku dengan Kak Re. Aku pun takut setengah mati. Apalagi pacarnya lebih tua daripada aku. Bisa-bisa aku dilabrak. Sebenarnya ini juga salahku sendiri kenapa mau menerima Kak Re. Di telepon itulah aku langsung mutusin Kak Re. Paginya, Kak Re bersikap seolah tidak pernah putus. Aku sempat menghindar. Karena aku sendiri nggak rela mutusin Kak Re. Pulang sekolah, Kak Re ngajak aku ngobrol. Terus aku coba tegasin hubungan kita sekarang. Tapi Kak Re meminta untuk tetap lanjut. Jujur, aku juga masih ingin bersama Kak Re. Aku pun menerima Kak Re kembali. Setelah kejadian itu, kupikir sudah tidak ada lagi kejadian lain yang terjadi di antara kita. Tapi ternyata dugaanku meleset. Seminggu kemudian saat aku baru saja bangun dari tidur siang, tiba-tiba aku mendapat sms dari nomer tak dikenal. Setelah kubaca isinya, aku langsung sadar kalau itu adalah sms dari pacar asli Kak Re. Aku benar-benar takut kali ini. Tanpa pikir panjang, aku segera mutusin Kak Re lagi lewat sms. Ini benar-benar keputusan terakhirku. Sejak saat ini dan selamanya, aku nggak mau dekat lagi sama Kak Re. Walaupun sebagai muridnya. Aku sudah terlanjur sayang dan cinta banget sama Kak Re, tapi sekarang aku juga sudah terlanjur sakit hati. Aku benar-benar nggak mau lihat muka Kak Re lagi di sekolah. Hari ini, aku sengaja menghindar dari Kak Re. Tiap aku tahu Kak Re mau lewat jalan yang sama kayak aku, aku selalu sembunyi di kelas terdekat. Sampai istirahat pertama, aku berhasil menghindar dari Kak Re. Aku cuma ngelihat mukanya dari jauh. Aku nggak pingin Kak Re tahu kalau aku masih merhatiin dia. Ketika aku duduk rame-rame dengan teman-teman se-genk di kantin, Bu Yuni menyuruhku untuk fotocopy daftar nilai di kantor. Ugh, sia-sia usahaku menghindar dari Kak Re hari ini. Karena di sekolah, Kak Re lah yang biasa melayani untuk fotocopy. Berarti aku mau nggak mau harus ketemu Kak Re juga. Pas sudah sampai di kantor, aku Cuma bilang fotocopy, sedetikpun tidak memandang wajahnya. Lalu katanya, âTinggal aja dulu. Masih antri soalnya.â. Tanpa basa-basi aku langsung meninggalkan kantor. Benarnya nggak sopan juga. Tapi kali ini aku nggak peduli sama etika kesopanan kalau berhadapan sama Kak Re. Soalnya aku benar-benar sakit hati. Setengah jam kemudian, aku mengambil fotocopyan itu. Aku juga nggak bilang makasih sedikitpun. Dan saat aku membaca mading, Kak Re kebetulan lewat dan memegang pundakku seraya bertanya,âNggak pulang tah?â. Tapi aku sama sekali menggubrisnya. Benar-benar bukan sikap murid pada umumnya. YahâŚCinta ini juga tidak semestinya. Hari pertama setelah aku putus dengan Kak Re begitu berat bagiku. Malamnya aku langsung sms supaya besok bisa ngomong sebentar cuma buat ngejelasin masalah ini. Berhari-hari aku sudah berusaha nyempetin waktuku buat ngomong sama Kak Re. Karena ku ngrasa ada yang masih tertinggal di hatiku kalau aku nggak ngomong langsung sama Kak Re. Tetapi berhari-hari juga Kak Re sibuk. Jadi gak ada waktu buat ngomong sama aku. Ya beginilah akhir kisahku dengan Kak Re. Yang hanya menyisakan puing-puing hati yang sudah hancur. Tak terasa seminggu lebih kulalui tanpa Kak Re. Entah kenapa bayangan Kak Re masih menghantui hari-hariku. Mimpiku selalu dipenuhi kehadiran Kak Re. Semuanya tentang Kak Re belum bisa hilang dari hatiku. Aku sudah berusaha mencobanya. Rupanya sia-sia. Aku benar-benar masih sayang Kak Re. Suatu malam, Kak Re meneleponku. Dia berkata kalau dia juga masih sayang aku. Tetapi dia bingung harus gimana. Dia bilang biar waktu saja yang menjawab. Katanya, walaupun aku dulu cuma kekasih gelapnya, tapi cinta dia sempat dalem ke aku. Kata-kata Kak Re malam itu semakin membuat aku nggak bisa lupain dia. Untuk waktu ke depan, aku nggak mau pacaran dulu. Aku ingin menyimpan rasa sayangku ke Kak Re untuk sementara waktu sampai aku benar-benar melupakannya. Biarlah semua yang indah menjadi kenangan yang terus tersimpan dalam lubuk hatiku. Biarlah yang pahit kubuang bersama rasa sakit hatiku ini. Cukup satu kali aku merasakan pacaran dengan guru. Akan aku jadikan pengalaman yang tak akan pernah terulang. "Buat semua yang baca kisah ini, jangan pernah ditiru. Karena di akhirnya kalian bakal ngrasain susah sendiri. Mencintai seseorang yang tidak selayaknya dicintai. Memendam cinta yang tak semestinya. Berat sekali untuk diri kita"
- Setiap kisah asmara tentu memiliki keunikan sendiri. Ada yang berujung bahagia, namun ada pula yang harus kandas. Namun jika menengok pada sejarah dan kisah masa lalu, ada begitu banyak kisah cinta yang tak lekang oleh waktu. Sebut saja kisah asmara Romeo dan Juliet atau kisah Laila dan Majnun. Meski belum bisa dipastikan keasliannya, namun nyatanya kisah itu tetap ada meski zaman telah berganti. Bahkan, ada yang menyebut kisah cinta mereka merupakan simbol cinta abadi. Berikut rangkum kisah-kisah cinta yang berakhir tragis, baik fiksi maupun nyata yang menjadi legenda sepanjang masa, Selasa 9/8. 1. Romeo dan Juliet. foto Romeo dan Juliet merupakan kisah cinta paling tragis dan terkenal di dunia. Kisah karya William Shakespeare ini mengisahkan hubungan asmara dua sejoli yang tidak direstui keluarga. Keduanya akhirnya nekat mengakhiri hidup mereka yang justru membuat keluarga mereka bersatu. BACA JUGA Postingan Instagram bisa ungkap profesi terbaikmu, ini cara mengetahui 2. Peter Abelard dan Heloise. foto Kisah cinta antara Peter Abelard dan Heloise juga tak kalah memilukan. Abelard yang berprofesi sebagai guru jatuh cinta kepada muridnya yang bernama Heloise. Mereka kemudian diam-diam menikah dan memiliki anak. Saat paman Heloise tahu, ia meminta Abelard dikebiri dan diasingkan. Konon nasib mereka berakhir tragis setelah dikubur bersama-sama di Paris. 3. Shah Jahan dan Arjumand Banu Begum. foto Kisah cinta Shah Jahan dan Arjumand Banu Begum terjadi pada abad ke-17, di India. Shah Jahan ditinggal mati istrinya yang masih berusia 39 tahun saat melahirkan anak ke-14 mereka. Untuk mengenang istrinya, ia kemudian membangun Taj Mahal. Kisah pilu Jahan berlanjut ketika putranya memasukkan dirinya ke penjara dan menghabiskan sisa hidupnya di Taj Mahal. 4. Guinevere dan Lancelot. foto Kisah cinta mereka bermula ketika Lancelot jatuh cinta kepada Ratu Guinevere, istri Raja Arthur. Suatu ketika, Lancelot kepergok sedang bermesraan degan Guinevere. Lancelot berhasil melarikan diri. Sedangkan Guinevere tertangkap pasukan kerajaan. Namun akhirnya Lancelot menyerahkan diri. Ia kemudian diasingkan, sementara Guinevere dipaksa menjadi biarawati seumur hidupnya. 5. Laila dan Majnun. foto Laila berasal dari keluarga kaya dan terhormat di tanah Arab. Ia jatuh cinta kepada seorang pemuda sederhana bernama, Qays. Qays pun bermaksud menikahi kekasihnya dengan menemui keluarga Laila. Namun karena dinilai tidak sederajat serta latar belakang suku mereka yang bertentangan, cinta mereka tidak direstui. Patah hati, Qays pun pergi ke gurun pasir untuk menyendiri seperti orang gila Majnun. 6. Robert dan Elizabeth Barrett Browning. foto Kisah cinta Robert dan Elizabeth Barrett Browning terjadi pada abad ke-17 di Inggris. Elizabeth Barrett adalah seorang pujangga yang jatuh cinta kepada Robert. Namun cinta mereka tidak direstui ayah Barrett. Namun mereka tetap nekat menikah secara diam-diam dan dikaruniai anak. Ayahnya pun tidak pernah berbicara lagi dengannya. 7. Tristan dan Isolde foto Kisah cinta segitiga antara Tristan-Isolde-King Marke ini merupakan legenda yang ditulis oleh Thomas pada tahun 1165. Cerita ini mengisahkan seorang ksatria yang merelakan kekasihnya untuk sang raja. Meski mereka tidak bisa bersatu, Tristan dan Isolde konon tetap menjaga kesetiaan cinta mereka satu sama lain. 8. Cleopatra dan Mark Antony foto Kisah percintaan Cleopatra dan Mark Antony ini konon menjadi salah satu cerita paling memilukan sepanjang masa. Mark Antony yang merupakan seorang prajurit tangguh Romawi jatuh cinta dengan Cleopatra, Sang Ratu Mesir. Namun hubungan keduanya ditentang keras oleh kedua kerajaan. Pada akhirnya, ada berita burung yang menyebut Cleopatra telah tiada. Sedih mendengar kabar tersebut, Mark Antony mengakhiri hidupnya dengan menusuk dirinya sendiri. Cleopatra yang mendengar kabar tewasnya Mark juga tidak bisa menahan kesedihannya. Ia tewas setelah dirinya digigit ular berbisa. 9. Jayaprana dan Layon Sari foto Kisah asmara berujung tragis antara sepasang suami istri Jayaprana dan Layon Sari sangat terkenal di pulau Dewata. Sang raja yang kepincut dengan kecantikan istri Jayaprana memerintahkan dirinya untuk pergi berperang. Namun saat berada dalam perjalanan, Jayaprana ditusuk sampai meninggal. Sang raja pun kemudian terang-terangan menyatakan keinginannya untuk memperistri Layon Sari. Namun Layon Sari memilih untuk mengakhiri hidupnya ketimbang harus menikah dengan sang raja. 10. Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang foto Bandung Bondowoso yang tertarik dengan kecantikan Putri Kerajaan Baka, Roro Jonggrang berniat menikahinya. Namun karena Roro Jonggrang tidak mau dinikahi Bandung Bondowoso, ia membuat syarat yang sangat sulit agar pernikahan itu batal terjadi. Roro Jonggrang meminta dibuatkan seribu candi dalam semalam sebagai wujud cinta Bandung Bondowoso. Namun ternyata sang pangeran Kerajaan Pengging gagal memenuhi permintaan tersebut. Bahkan ia menuding Roro Jonggrang penyebab di balik gagalnya pembuatan seribu candi itu. Bandung Bondowoso kemudian mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu. brl/pep Recommended By Editor Pria ini tinggal di emperan toko selama 8 tahun demi menunggu istrinya Kisah cinta pria rawat istrinya yang lumpuh ini bikin terenyuh 15 Foto prewedding bertema mafia, bisa jadi inspirasi buat tampil beda Penderita kanker ini nikahi pacarnya di rumah sakit, bikin haru! Cowok ini menggelandang 10 hari di bandara demi menanti sang pacar!
cerita sedih cinta segitiga suami istri